Abrasi Makin Mengancam, Warga Pulau Ra’as Sumenep Buat Tangkis Laut

  • Whatsapp
Warga Pulau Talango Aeng Kecamatan Ra'as Sumenep, Membuat Tangkis Laut Dengan Kayu dan Batu Karang [IST]

SUMENEP, RadarBangsa.co.id – Sudah sekian lama warga kepulauan Ra’as menunggu uluran tangan dari Pemerintah untuk penanganan abrasi di pesisir pantai pulau Talango Aeng Kecamatan Ra’as Kabupaten Sumenep. Karena sampai hari ini belum ada kepastian adanya bantuan, sedangkan keadaan cuaca saat ini ekstrim, terjangan ombak semakin mengikis bibir pantai di pulau tersebut, maka sejumlah warga pulau Talango Aeng kecamatan Ra’as yang dihuni penduduk lebih dari 650 jiwa tersebut melakukan kegiatan gotong royong membuat tangkis laut penahan ombak dengan menggunakan peralatan dan bahan seadanya. Sabtu (30/01/2021)

Santoso, Pemuda setempat kepada media ini mengatakan bahwa hari ini masyarakat berbondong – bondong melakukan kerja bakti membuat penakis ombak dengan menggukan rakit kayu dan menimbun batukarang dibeberapa titik ambrasi yang dinilai semakin parah dan mengancam rumah – rumah warga, karena khawatir ombak besar datang menghantam dan menggusur rumah warga yang ada disekitaran pantai.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kami warga Dusun pulau Talango Aeng bergotong-royong mengumpulkan bebatuan karang bekas terjangan ombak besar tadi malam, dan kami pun semua bekerja sama membuat cagak dari kayu dan bahan seadanya untuk menyelamatkan pulau ini dari abrasi,” tutur Santoso warga setempat.

Menurut Santoso, warga pulau Talango Aemg merasa pesimis untuk mengharap bantuan dari pemerintah, karena jeritan mereka tidak didengar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten selama ini.

“Awalnya sih kami berharap agar pak Bupati turut serta membantu dan mencarikan cara untuk menyelamatkan pulau terpencil ini dari abrasi, karena dalam kurun waktu ini tidak ada bantuan untuk pembangunan betton di sepanjang tepi pantai sebagai penahan gempuran ombak. Tapi sekarang kami pesimis sudah mau ngarep bantuan pemerintah karena kami sadar suara kami amatlah kecil tidak mungkin kedengaran sama bapak-bapak pejabat,” ujarnya.

Mas’awi Rois Maulana, aktivis sekaligus korlap kegiatan kerja bakti, sangat berharap pemerintah kabupaten Sumenep hadir dan mendengar kebutuhan masyarakat pulau Talango Aeng.

“Haruskah mereka dibiarkan dan merelakan kehilangan tanah mereka berpuluh-puluh meter karena Abrasi. Sebagian dari mereka sudah rela pindah dari tanah miliknya yang dulu menjadi tempat tinggalnya karena sudah terkikis. Oleh sebab itu atas nama warga pulau Talango Aeng Kecamatan Ra’as, Saya berharap kepada instansi terkait agar hal ini betul-betul di perhatikan. Karena ini menyangkut kesinambungan kehidupan dan keselamatan warga setempat,” Harap Mas’awi Aktivis Sosial yang juga asli kelahiran pulau sorga tersebut.

Dr. R Abd Rahman Riadi, SE, MM., Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumenep mengatakan terkait porsi untuk penanganan Abrasi, khususnya yang terjadi di pulau Talango Aeng tersebut penanganannya ada di Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Saya jelaskan bahwa porsi untuk penanganan abrasi kewenangannya ada di Pemerintah Provinsi Jawa Timur jika itu berupa tangkis laut karena membutuhkan dana yang relatif besar. Dan jika di Pemerintah Daerah Sumenep, maka koordinasinya dengan Dinas PU SDA bidang penanggulangan bencana. Terkait dengan hal tersebut sudah Saya sampaikan ke Dinas SDA, Jadi silahkan teman-teman untuk koordinasi,” pungkasnya.

(ONG)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *