Akibat Perbaikan Jalan Belum Tuntas, Kasatlantas Polres Lamongan: Manfaatkan Jalur Alternatif

Kasat Lantas Polres Lamongan AKP Aristianto Budi Sutrisno, S.H., S.I.K., M.H., didampingi KBO Satlantas Iptu Asik Samsul Hadi bersama dengan anggota (Dok Foto: Istimewa/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Perbaikan jalan di jalur Nasional tepatnya antara Kabupaten Lamongan-Gresik masih belum tuntas, sehingga saat ini berakibat arus lalu lintas terjadi kepadatan volume kendaraan.

Dalam hal ini Sat Lantas Polres Lamongan tidak tinggal diam langsung mengambil langkah-langkah, agar pengguna jalan tidak merasa dirugikan dengan membuang banyak waktu dalam kemacetan.

Bacaan Lainnya

Untuk mengurai kemacetan Kasat Lantas Polres Lamongan AKP Aristianto Budi Sutrisno, S.H., S.I.K., M.H., didampingi KBO Satlantas Iptu Asik Samsul Hadi bersama dengan anggota Satlantas turun langsung ke lapangan melaksanakan Pengecekan ke lokasi perbaikan jalan di Jalur Lamongan-Gresik.

Kasatlantas selaku Kasatgas Kamseltibcarlantas (kemanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) yang bertanggung jawab langsung terkait kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Lamongan.

“Jadi hari ini Minggu (26/12) siang, kita laksanakan kegiatan pengecekan perbaikan jalan di Jalur Nasional Gresik Lamongan tepatnya di Desa Pandanpancur kecamatan Deket Lamongan,” ungkap AKP Aris.

Untuk menghindari kemacetan, sementara waktu Anggota Satuan Lalu Lintas Polres Lamongan dan Anggota Polsek Jajaran sudah menghimbau kepada para pengguna jalan agar menggunakan jalur alternatif. Karena dijalur poros masih berlangsung perbaikan jalan yang belum selesai.

Himbauan tersebut diserukan bagi pengguna jalan dalam memanfaatkan beberapa jalur alternatif yang sudah dipetakan oleh petugas untuk para pengguna jalan dari arah Gresik menuju Lamongan.

Menurut Aris, bisa menggunakan jalur alternatif dari Terminal Bunder, menuju Cerme, Balongpanggang, Mantup, kemudian masuk Lamongan.

“Untuk yang menuju Tuban, bisa melalui tol Manyar, ke jalan Daendels Paciran dan berlanjut menuju ke Tuban,” terangnya.

Yang dari Bojonegoro tujuan Surabaya, papar Aris, bisa melalui jalur alternatif Babat ke selatan arah Jombang, Mojokerto dan ke Surabaya.

Sedangkan dari Babat menuju Surabaya, bisa menggunakan jalur alternatif pertigaan Pucuk ke utara jalan raya Daendels, tol Manyar dan menuju Surabaya.

“Untuk tujuan Babat- Surabaya selain melalui simpang tiga Pucuk, juga bisa melalui simpang tiga Sumlaran ke jalan raya Daendels, menuju tol Manyar dan ke Surabaya,” tuturnya.

Lebih lanjut, bagi masyarakat Lamongan yang akan ke Surabaya, bisa melintas jalur alternatif Mantup, Mojokerto menuju surabaya.

Demi untuk kelancaran arus lalu lintas dan pengguna jalan, Satuan Lalu Lintas Polres Lamongan juga membuka hotline khusus yang disediakan untuk memandu dan menginformasikan jalur-jalur alternatif yang bisa dipakai pengguna jalan jika terjebak macet.

Call center ini dipegang langsung oleh Operator dari kepolisian yang dibuka khusus bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkait ruas jalan poros tengah di Lamongan.

“Kami juga membuka kontak person, terkait masalah arus lalu lintas di jalur poros tengah. Masyarakat bisa hubungi nomor 081216518881, semoga perjalanannya lancar dan selamat sampai tujuan.

“Sekali lagi silahkan manfaatkan jalur alternatif yang telah kami sediakan dan semoga perbaikan jalur poros Lamongan-Gresik cepat selesai dan arus lalu lintas kembali normal tidak perlu bermacet macetan lagi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *