AKSI PENIPUAN DI RESTORAN HOTEL, DIDUGA MELIBATKAN OKNUM KARYAWAN

0
97

Semarang, Radarbangsa.co.id – Kejadian naas ini menimpa beberapa orang yang berprofesi sebagai penjual makanan di kota Semarang. Dengan modus memesan beberapa porsi masakan diantaranya soto ayam, ayam geprek, buah buahan segar, dan lain – lain.

Para pengusaha makanan tersebut awalnya didatangi oleh seseorang yang mengaku bernama dr.Ridwan, dari Kota Jakarta. Pelaku yang dengan modus memesan ratusan porsi makanan dengan dalih ada pertemuan akbar selama 10 hari di hotel mewah di Kota Semarang.

Dengan cara seperti itu, pelaku mengajak pertemuan di sebuah restoran hotel Louis Kienne yang berada di jl. Pandanaran no.18 Semarang, tepatnya hari Rabu, tgl 29 Januari 2019, sekira pukul 18.30 wib

Alih alih mendapatkan order yang sangat besar, maka para pengusaha rumah makan tersebut mendatangi tempat restoran di hotel tersebut, alhasil dangan dalih pelaku ingin membuat test produk sampel makanan yang dibawa oleh para pengusaha makanan tersebut serta ingin meng edit gambar gambar makanan yang ada dlm handphone maka dibawalah handhphone dan sampel makanan oleh pelaku.

Selang beberapa lama lebih kurang dua jam setelah kepergian pelaku, sadarlah para pengusaha makanan bahwasannya ulah pelaku hanyalah modus saja untuk mengelabuhi mereka.

Hal ini ketika dikonfirmasikan kepada karyawan hotel Louis Kienne, jawaban karyawan hanya menjawab tidak tahu menahu.

Padahal diawal pertemuan pihak karyawan sangat antusias serta sibuk mempersiapkan adanya pertemuan dengan pelaku dr.Ridwan tersebut.
Hal ini semakin mencurigakan para korban bahwa setelah pelaku menghilang, selang beberapa menit kemudian salah satu oknum karyawan hotel Louis Kienne ikut menghilang ketika ingin dikonfrontir oleh para korban.

Demikian juga dengan salah satu security hotel Louis Kienne, yang bernama Danu Afriyanto, ketika dimintai tolong untuk membuka file cctv hotel mengelak dan tidak bisa dengan alasan prosedur yg ada tidak mengijinkan di hotel tsb.

Alhasil order tidak ada dan fiktif, beberapa handphone melayang dibawa kabur oleh pelaku.
Keesokan harinya para korban yg berjumlah 6 orang tersebut melaporkan kejadian yang menimpa mereka ke Polrestabes Semarang, Dengan bukti Laporan Polisi Nomor : LP/B/71/I/2019/JATENG/RES TBS SMG.

Salah satu korban yg bernama Eka M, yg mewakili pelaporan sangat berharap agar kasus ini bisa terungkap, biar tidak ada korban lagi seperti kami, serta pelakunya segera tertangkap, dikarenakan menurut informasi yang berkembang kejadian seperti ini sudah dua kali di hotel yang sama, katanya.

Kerugian dari tindak kejahatan ini diperkirakan 15 juta rupiah.sampai berita ini diturunkan penyidik Polrestabes Semarang sudah bekerja maksimal serta siap menjerat pelaku tindak pidana dengan pasal 378 KUHP.

RB Jateng/Bang Toha

LEAVE A REPLY