Aksi UNRAS Mahasiswa gabungan ini, Berakhir ricuh hingga jatuh korban

- Redaksi

Jumat, 27 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, RadarBangsa.co.id – Ribuan Mahasiswa yang terdiri dari berbagai gabungan perguruan tinggi di wilayah Kabupaten Pamekasan meluruk kantor DPRD Kabupaten Pamekasan yang menuntut pembatalan RUU KPK dan RKUHP pada Jum’at (27/09/2019) sekira pukul 07.00 WIB.

Aksi unjuk rasa Mahasiswa gabungan ini nerakhir ricuh hingga jatuh korban.

Berawal dari kejadian dari aksi demo Mahasiswa dari kekesalam Mahasiswa kepada para anggota DPTD Kabupaten Pamekasan lantaran tidak mau ditemui untuk menyampaikan aspirasinya.

Salah satu perwakilan dari anggota DPRD Pamekasan, Sahur Abadi saat melalukan dialog dengan salah satu perwakilan Mahasiswa tidak di dengarkan oleh para aksi demo.

Kekesalan para Mahasiswa kepada DPRD Pamekasan aksi unras mulai memanas dan ribuan massa memaksa untuk masuk ke Gedung DPRD Pamekasan, aksi unras berakhir dengan memanas hingga terjadi saling dorong dengan pihak aparat kepolisian.

Tak hanya dengan saling dorong, para ribuan aksi Mahasiswa mulai melakukan lemparan batu hingga ke benda kaca samacam botol minum, hingga suasana dilokasi semakin memanas.

Suasana yang tak bisa terkontrol akhirnya pihak aparat kepolisian membubarkan para aksi massa Mahasiswa dengan water cannon dan tembakan gas air mata yang menyebabkan Mahasiswa dan seorang wartawan harus dilarikan ke RSUD dr.H.Slamet Martodirdjo Pamekasan.(Mer)

Lainnya:

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru