Amdarisman Lulus Predikat Sangat Memuaskan di Pendidikan Kepemimpinan Nasional “PIM” II Tahun 2019

  • Whatsapp

LUBUK SIKAPING, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat kembali memperoleh kado terbaiknya menjelang akhir tahun 2019 ini.

Bagaimana tidak, salah satu pejabat Eselon II daerah itu yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), Amdarisman Lulus dengan predikat sangat memuaskan pada Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PIM) II di Badan Diklat Nasional BPKPSDM Balongsari Jawa Timur, (4/12) kemarin.

Kepada Radar Bangsa, Amdarisman mengatakan hasil ini merupakan titik akhir yang melegakan baginya usai mengukir perjuangannya mengikuti PIM II di Badan Diklat Nasional BPKPSDM Balongsari Jawa Timur selama empat bulan terakhir.

“Alhamdulillah sidang seminar hasil proyek perubahan, sebagai syarat yang harus dilakukan oleh peserta PIM II berjalan mulus dan lancar. Kemudian juga memperoleh Nilai predikat Sangat Memuaskan. Semua ini tentu tidak lepas dari dukungan semua pihak di Pemerintah Kabupaten Pasaman serta stakeholder lainnya,” ungkap Amdarisman dengan nada haru, Jumat (06/12/2019).

Amdarisman menyebutkan dalam kegiatan Pendidikan Kepemimpinan Nasional kali ini hanya diikuti dua orang saja perwakilan Sumatera Barat.

“Pendidikan ini sangat penting bagi seorang pejabat, terutama untuk Eselon II. Karena akan membentuk suatu karakter jiwa kepemimpinan yang bersifat nasional secara komprehensif,” tambahnya.

Dalam sidang tersebut kata dia sengaja mengangkat tema ‘sinergitas sebagai akselerasi Pasaman menuju Kabupaten Layak Anak’ (KLA) di Tahun 2020 mendatang.

“Dimana diharapkan secara bertahap pemenuhan hak-hak atas anak dan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus dapat terpenuhi. Hal ini merupakan tanggung jawab kita bersama baik stakeholder, OPD terkait, dunia usaha, LSM, Media, forum-forum anak, masyarakat dan pihak pihak terkait lainnya. Sehingga perlu sinergitas sebagai akselerasi Pasaman menuju Kabupaten layak anak,” katanya.

Dirinya mengharapkan adanya sinkronisasi, kordinasi dan integrasi dari barbagai program serta kegiatan yang ada diberbagai pihak diatas.

“Makanya diperlukan suatu sinergitas untuk merealisasikan 23 indikator dan 5 klaster yang telah ditetapkan dan menjadi syarat. Sehingga apa yang diharapkan Lasaman sebagai salah satu Kabupaten layak anak akan kita capai pada tahun depan,” harapnya.

Sementara Sekretaris Daerah Pasaman, Mara Ondak yang juga turut mendampingi sidang seminar PIM II itu sangat mengapresiasi atas keberhasilannya itu.

“Sangat terharu dengan hasl capainnya. Sebab konteksnya bukan hanya sekedar PIM II yang menelan biaya yang besar. Akan tetapi dia telah membuktikan dengan tema itu membuahkan hasil yang berdampak bagi daerah Pasaman kedepan,” ungkap Mara Ondak.

Mara Ondak menantikan implementasi program jangka menengah dan panjang dari tema Pasaman menuju KLA 2020.

“Secara teoritis sudah sangat bagus dan jelas. Semoga apa yang dia cita-citakan terwujud hendaknya di daerah Kabupaten Pasaman tahun 2020 mendatang dengan nilai yang baik pula,” tutupnya. (Afzal)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *