Apel Pergeseran Pasukan TNI Polri Dalam Rangka Pengamanan TPS Pemilu 2019 di Kabupaten Lamongan

0
153

LAMONGAN.radarbangsa.co.id.Sinergitas TNI-Polri dan seluruh Potensi Masyarakat siap mengamankan pemilu 2019 di wilayah Kabupaten Lamongan, itulah tema dalam Apel Pergeseran Pasukan pengamanan TPS Pemilu tahun 2019 di Alun-Alun Kabupaten Lamongan,Selasa (16/04/2019) pagi.

Hadir secara langsung dalam Apel tersebut, Bupati Lamongan H. Fadeli, SH., MM, Ketua DPRD Lamongan Debby Kurniawan, Dandim 0812 Lamongan Letkol Arh Sukma Yudha Wibawa, Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung, SlK., MH, Ketua Pengadilan Negeri Lamongan Nova Glori Bunda, Kepala Kejaksaan Negeri Lamongan Ibu Diah Yulianti, Wakil Bupati Lamongan Dra. Hj. Kartika Hidayati, MM. MHP, Sekda Lamongan Dr. Yuhronur Efendi, MBA, Kepala OPD Pemkab Lamongan, PA Staf dan Danramil Jajaran Kodim 0812/Lamongan. PA Staf dn ‎Kapolsek Jajaran Polres Lamongan.

Apel yang di ikuti sekitar 1.000 personel gabungan ini, di sematkan tanda peserta pengamanan Pemilu oleh Bupati Lamongan, Dandim 0812 dan Kapolres Lamongan, serta pembacaan Ikrar Deklarasi Pemilu Damai oleh perwakilan dari anggota TNI, Polri, Satpol PP dan Linmas.
Lihat juga Videonya :

Apel Gelar Pergeseran Pasukan Pengamanan TPS yang diikuti oleh ribuan personil TNI/Polri dan Linmas ini dipimpin langsung oleh Bupati Lamongan, Dandim 0812 dan Kapolres Lamongan.

Dalam sambutannya Bupati Lamongan mengungkapkan Pemilu tahun 2019 sebagai puncak pesta demokrasi lima tahunan akan dilaksanakan kurang 3 (tiga) hari lagi, tepatnya tanggal 17 April 2019 yang akan memilih Presiden dan Wakil Presiden Serta para anggota legislatif DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota.

“Telah kita lalui bersama tahapan Pemilu mulai dari pendaftaran, kampanye dan masa tenang hingga nanti pada 17 April 2019 yang masuk pada tahapan pemungutan suara dan penghitungan suara. Untuk itu tahapan Pileg dan Pilpres harus berlangsung dalam suasana yang aman, tertib, lancar dan sejuk serta mewujudkan kamtibmas yang kondusif,” katanya

Menurut Fadeli dalam pengamanan Pileg dan Pilpres ini TNI Polri serta instansi lainnya telah siap dalam mengamankan dan melaksanakan pengamanan menggunakan pola kurang rawan dengan jumlah TPS di wilayah.

“Untuk itu, TNI Polri di Kab. Lamongan telah menyiapkan kekuatan 1.000 personil gabungan,” Saya sangat berharap agar pada saatnya bertugas rekan-rekan semuanya unsur pengamanan dapat melaksanakan semua dengan baik, bertugas dengan rasa keikhlasan dan penuh tanggung jawab serta senantiasa menjaga kekompakan dan kebersamaan,” tegasnya.

Lebih lanjut ,Bupati, Dandim 0812 dan Kapolres memberikan beberapa penekanan untuk dipedomani bersama dalam melaksanakan pengamanan Pileg dan Pilpres tahun 2019.

Pertama,jaga kondisi dan kesehatan serta bersama-sama berdoa agar pelaksanaan Pemilu Pileg dan Pilpres pada 17 April 2019 semua dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses serta wilayah dalam keadaan kondusif.

Kedua,mengajak kepada personil pengamanan tahapan pencoblosan untuk bersama-sama agar Pileg dan Pilpres dapat berjalan dengan jujur, adil, tertib, sejuk dan damai serta tertib dan lancar sehingga dapat mewujudkan Pemilu yang berkualitas.

Ketiga, komitmen kita bersama untuk mentaati semua aturan yang ditetapkan sesuai dengan tanggung dan jawab kita masing-masing sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Keempat, jaga kekompakan serta persatuan dan kesatuan sehingga Pemilu 2019 dapat berjalan dengan adil dan lancar.

Mereka juga meminta agar yang sudah berjalan selama ini supaya tetap dipertahankan, terutama sinergitas yang sudah kompak untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum, TNI dan Polri siap mengawal Pemilu 2019 dengan aman, tertib, kondusif dan sejuk.

Harapannya, semua kalangan dari unsur-unsur instansi terkait, ulama dan tokoh ulama untuk ikut serta mensukseskan pengamanan Pileg dan Pilpres tahun 2019. (hd/pendim0812).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here