Atasi Debit Air Surut, PDAM Kota Malang Rencanakan Pembuatan SPAM 1 dan 2

Dirut PDAM Kota Malang M.Nor Muhlas, Akan melakukan pelayanan pada pelanggan dengan maksimal dan melakukan inovasi-inovasi agar Air minum tetap lancar

MALANG KOTA, RadarBangsa.co.id – Debit air yang selama ini menjadi permasalahan di kota Malang beberapa waktu belakangan ini diresahkan oleh warga , krisis air PDAM yang kecil bahkan dibeberapa wilayah terjadi air tidak lancar mengalir bahkan sering macet menjadi problem sangat serius akan kebutuhan air bersih di kota Malang.

Menurut dirut PDAM M.Nor Muhlas dalam wawancaranya melalui sambungan telepon (30/05/2021) menyatakan PDAM atau PD Tugu Tirta kota Malang melakukan berbagai langkah untuk mengatasi krisis air yang saat ini dirasakan oleh hampir 99% warga kota Malang sebagai pelanggannya.

Bacaan Lainnya

Indikasi faktor-faktor penyebab terjadinya masalah krisis ini karena memang sumber air untuk kota Malang tidak berada diteretori kota Malang sendiri namun diwilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu, maka terikat dengan peraturan kebijakan dari masing-masing kepala daerah diwilayah tersebut yang mengikatnya selain juga faktor cuaca juga membuat debit air berkurang.

“Kami telah melakukan berbagai langkah dan strategi juga indentifikasi titik sumber air untuk menjaga layanan air pada konsumen dapat terlayani dengan baik serta lancar salah satunya adalah dengan dilakukan proyek SPAM ( Sistem Penyediaan Air Minum) 1 dan 2 diharapkan dengan proyek ini dapat meningkatkan debit air sekitar 400 liter/detik dengan jumlah itu maka secara otomatis akan meningkatkan debit air yang mengalir bagi pelanggan PDAM kota Malang sesuai dengan standar kualitas baku air minum” jelasnya.

Muhlas juga menambahkan bahwa diluar soal langkah solusi mengatasi krisis air peningkatan layanan juga kami lakukan pada SDM yang bekerja diperusahaan agar kualitas dan pengetahuan mereka dapat ditingkatkan yang pada titiknya akan memberikan layanan yang maksimal bagi masyarakat serta memberikan keuntungan bagi perusahaan.

Lebih lanjut, saat kami mempertanyakan tentang fenomena kemunculan Hipam dibeberapa wilayah dikota Malang,dirut yang akrab dipanggil mas Muhlas ini menjelaskan bahwa Munculnya Hipam ini bagus karena mereka juga dilindungi UU dalam melakukan operasionalnya selain itu kehadiran Hipam bisa membantu PDAM dalam menyediaan air bagi masyarakat yang belum terjangkau oleh layanan PDAM.

“Kami sering memberi mereka support dengan berbagai pendampingan,pelatihan supaya mereka dapat menyediakan air bersih bagi penggunanya karena memang Hipam ini biasa dikelola oleh kelompok masyarakat langsung tentunya banyak keterbatasan peralatan dan sistem yang mereka alami maka untuk membantu masalah tersebut mereka sering berkomunikasi dan kami bantu agar dapat menyelesaikan persoalan” pungkasnya.

(Win)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *