Atasi Perekonomian Botok Bu Lestari dengan Komunitas Pemasaran

  • Whatsapp
kediaman mitra dan aktivitas produksi mitra [IST]

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pandemi Covid-19 merupakan hal yang menakutkan bagi semua orang, terutama pada kalangan usaha kecil atau UMKM. Terjadinya pandemi menyebabkan salah satu UMKM botok bu Lastri mengalami penurunan penjualan.

UMKM botok bu Lastri adalah usaha yang yang bergerak dibidang kuliner dengan menyajikan botok kukus dengan berbagai macam varian isi yang berlokasi di kampung Manyar Sabrangan 1 no 57, Surabaya. Sejak adanya pandemi perekonomian UMKM botok bu Lastri mengalami penurunan penjualan, tercatat awal penjualan Rp100.000,00/bulan menjadi Rp40.000/bulan.

Bacaan Lainnya

Peserta KKN new normal yaitu Muhammad Rizaldy meminta izin kepada pak Budi Prayitno ketua RT-01 Manyar Sabrangan 1 untuk melaksankan KKN new normal. Kegiatan tersebut berlangsung 12 hari mulai tanggal 7 Desember 2020 sampai 18 Desember 2020. Peserta KKN new normal tersebut dibimbing oleh ibu Dewi Sri Andika Rusmana, S.I.Kom., M.Med.Kom Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

Setelah mengetahui penjualan produk menurun peserta KKN new normal berupaya menggunakan komunikasi pemasaran untuk membantu peningkatan penjualan UMKM botok bu Lastri.

Dalam komunikasi pemasaran peserta KKN membantu UMKM botok bu Lastri membuat logo hingga kemasan karena belum memiliki logo, belum memiliki kemasan produk yang menarik, dan belum adanya media sosial untuk penjualan online bu Lastri. Selama 12 hari melakukan pengabdian kepada bu Sulastri peserta KKN membantu pembuatan logo, pembuatan kemasan produk, dan membantu memasarkan produk dengan visual komersil di Instagram dengan akun UMKM botok bu Lastri.

Pada hari pertama sampai hari ketiga peserta KKN melakukan pembuatan logo menggunakan software adobe illustrator, corel dan alat drawing tablet untuk memaksimalkan hasil logo tersebut.

Pada hari keempat hingga keenam mengaplikasikan logo botok bu Lastri ke dalam kemasan produk yang sesuai ukuran botok dan pencetakan kemasan botok bu Lastri, inovasi kemasan botok yang hanya satu satunya di Indonesia.

Selain itu hari ketujuh hingga kesepuluh pembuatan foto komersial hingga akun instagram bertujuan untuk menunjukan botok bu Lastri bisa dipesan melalui online dengan syarat pembeli domisili kota Surabaya dan sekitarnya.

Pengabdian KKN new normal Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang dilaksanakan oleh peserta KKN membuahkan hasil dari segi peningkatan perekonomian mitra hingga penampilan produk dari UMKM botok bu Lastri dan bu Lastri sendiri berharap dapat terus menjalankan usaha secara online maupun offline hingga melestarikan makanan nusantara atau tradisional dengan kemasan yang menarik semua kalangan. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *