AWPI Kota Semarang dan 2HF Line Dance Peduli Berbagi Bersama Anak PA Al-Yasiroh

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Asosiasi Wartawan Profesional Indinesia (AWPI) bersama Land Dance 2 HF (Happy Healthy Friendship Forever ) Kota Semarang menggelar acara peduli berbagi sembako, snack serta buka puasa bersama Panti Asuhan Yatim dan Dhuafa Tahfidzul Quran AL- YASIROH jalan Kuwasen lama RT 02/RW 03 Kel.Pongangan Gunungpati Kota Semarang, jumat ( 30/4/2021).

Panti Asuhan Al Yasiroh memiliki program diantaranya Majlis Taqlim, Tahfidzul Quran, Santunan Yatim Piatu/Dhuafa, layanan sosial, Sekolah formal dan non formal mulai dari SD,SMP serta Madrasah Diniyah.

Ketua Yayasan sekaligus Pengasuh Panti Asuhan Al Yasiroh Gunungpati Semarang, Ustad Muhammad Sutrisno menjelaskan bahwa Yayasan serta Panti Asuhan Al Yasiroh berdiri 1 maret 2018 jadi sampai sekarang di 2021 memasuki tahun ke tiga. Tapi Alhamdulillah di tahun keempatnya kedepan sudah ada hamba Allah yang mendanai kontrakan karena kami disini tempatnya masih kontrak,” ucapnya.

Panti Asuhan Al Yasiroh pada awalnya hanya ada 6 santri lalu pada dua tahun kedepannya sekarang bertambah jumlahnya menjadi 48 anak yang terdiri 33 putri dan 15 putra.

Dalam pengelolaan Panti Asuhan Al Yasiroh alhamdulillah Allah mengirim apapun melalui hambanya dan berjalan sampai sekarang tercukupi semuanya untuk anak anak panti ” terang Sutrisno.

Menurutnya dari Instansi pemerintah belum ada yang menyantuni secara rutin, kalaupun ada pas ada momen acara tertentu. Instansi yang pernah memberikan bantuan pada kami, diantaranya Kantor Imigrasi, Dinas Kelautan, Bank Indonesia dan pemkot pada saat acara.pengajian dibalaikota.

Program kegiatan di bulan Ramadhan anak anak dalam satu hari mengaji paling tidak dapat du juz dan sekarang anak sudah pada selesai dan akhirnya pas malam Nuzulul Quran bisa khataman.

Harapan kedepan semoga anak.anak menjadi anak yang sholeh dan sholehah, memiliki perilaku yang baik dan harapan kami anak anak dapat menghafal 10 juz sehingga mendapatkan prioritas masuk Undip Semarang tanpa test dengan catatan nilai akademik tentunya baik Ini merupakan informasi yang sangat menggembirakan bagi kami tentunya, sehingga membuat anak anak.lebih semangat dalam menghafal Alquran.

Sementara Dosen Undip Wakaprodi Kesehatan Masyarakat, Dr. Suroto,M.Pd menjelaskan kepada awak media bahwa anak anak PA Al Yasiroh maupun Panti Asuhan lainnya, bagi yang sudah bisa menghafal alquran 10 juz diterima Undip tanpa test namun harus diperhatikan nilai aksdemis harus baik,” ujarnya.

” Kita batasi kuota untuk diterima di Undip sekitar 25 anak, dan program di perguruan negeri yang lain di kota semarang juga sama prioritasnya bagi anak panti asuhan, cuma bedanya pada kuota penerimaannya ,” papar Ketua 2HF Line Dance Kota Semarang.

(Dahlia Nanik)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *