Baksos Peduli Kasih, DPC Pospera Kota Pasuruan Salurkan Bantuan ke Kaum Dhuafa

  • Whatsapp
Jajaran panitia dan anggota DPC Pospera Kota Pasuruan jelang akhir acara [IST]

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Ormas DPC Pospera Kota Pasuruan, Jawa Timur menggelar acara Bakti Sosial (Baksos), yaitu berupa memberikan bantuan sembako dan tali asih kepada kurang lebih 30 kaum dhuafa khususnya para lansia yang tersebar di Kota Pasuruan pada Minggu (28/2) pagi.

Yang mana kegiatan itu sendiri, merupakan puncak serangkaian acara hari jadi Kota Pasuruan ke 335 tahun oleh pihak Pospera. Dan sejauh ini sebanyak 5 kegiatan yang dilakukan, semua berjalan lancar, aman, serta penuh dengan manfaat.

Bacaan Lainnya

Adapun warga yang mendapatkan bantuan dengan sistem jemput bola itu, seperti warga yang ada di wilayah Kelurahan Purutrejo, Kebonagung, Wirogunan, Kebonsari, Panggungrejo, Mayangan, Blandongan, Bugul Lor, Karanganyar dan Kelurahan Randusari.

“Untuk kegiatan kali ini, yang kita sasar adalah kaum dhuafa yang hidup sebatang kara terutama usia lanjut diatas enam puluh (60) tahun berupa sembako dan uang tunai”. Kata Sonhaji, selaku Koordinator acara.

Turut hadir dalam acara yang bersifat sederhana itu diantaranya anggota DPRD Kota Pasuruan Abdullah Junaedi, Abdul Kodir Syafii atau Abah Kodir tokoh masyarakat pantura dan juga Suci Mardiko politisi dari partai PKS.

“Pra acara kemarin kita sudah koordinasi dengan pihak Dinsos, Bapeda dan Kesra, karena itu ada kaitannya dengan mereka (Dinas). Artinya kita melihat sendiri fakta dan realita yang terjadi, masih banyak masyarakat kurang mampu yang belum tersentuh oleh Pemerintah dan ini harus diperhatikan”. Tambahnya Bung Jibon.

Menuju perubahan ke arah yang lebih baik, kedepan Dirinya juga berharap agar Pemerintahan yang sekarang lebih bekerja secara nyata yang sifatnya lebih pro terhadap kepentingan rakyat.

“Harapan Pospera untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang baru, bekerja lebih nyata dan jangan hanya sebatas retorika termasuk janji-janji kampanye. Jangan sampai seperti Pemimpin yang terdahulu, yang kita anggap hanya omong kosong dan terkesan tidak pro rakyat”. Tegasnya Jibon.

Sementara mengulik terkait persoalan anggaran APBD yang selalu meninggalkan Silpa, dianggap oleh Bung Jibon bahwa Pemerintah tidak bisa bekerja secara maksimal. Yang mana semestinya anggaran tersebut, untuk kesejahteraan masyarakat Kota Pasuruan.

Perlu diketahui bersama, keberadaan Pospera ditengah masyarakat tidak lain adalah sebagai jembatan atau merupakan penyambung lidah rakyat kepada Pemerintah. Untuk itu, menurut Bung Jibon Pemerintah harus lebih sensitif dan pro aktif terkait keluhan yang terjadi ditengah lingkungan masyarakat.

Kaitan dengan kegiatan yang dilakukan oleh pihak Pospera selama ini, banyak pihak yang menilai bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan positif yang penuh dengan manfaat. Baik bagi masyarakat itu sendiri, maupun bagi Pemerintah Kota Pasuruan.

Oleh karenanya, hal itu patut dijadikan contoh bagi semua pihak. Tak terkecuali bagi para OPD khususnya di jajaran Pemerintah Kota Pasuruan berdasarkan bidangnya masing-masing.

Salah satunya, dalam hal ini seperti yang diungkapkan Abah Kodir. “Banyak kegiatan yang dilakukan oleh Pospera, salah satunya berupa Baksos ini dan tentu ini sangat membantu warga kurang mampu meskipun tidak sepenuhnya mengurangi bebannya. Setidaknya Pospera ini bisa dijadikan untuk kita semua, karena kegiatannya sangat positif”. Ungkapnya.

Atas terlaksananya kegiatan yang berjalan sesuai harapan, dalam hal ini Amin Suprayitno selaku Pembina DPC Pospera Kota Pasuruan mengucapkan terima kasih kepada jajaran panitia, serta seluruh anggota Pospera termasuk semua pihak yang turut berpartisipasi bersama.

“Di acara puncak ini, saya pribadi dan selaku pembina mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia dan seluruh anggota Pospera yang mau peduli aktif serta rela meluangkan waktu, biaya, pikiran dan tenaga. Termasuk kepada para donatur yang ikut berpartisipasi dan mensupport kegiatan Pospera selama ini”. Ucapnya.

Lebih lanjut Dirinya juga berharap, agar kedepannya sinergitas antara Pemerintah dengan masyarakat dapat terjalin dengan baik dan sejalan.

“Harapan saya agar kedepan, agar saling bahu-membahu bergandengan tangan untuk membangun Kota Pasuruan yang lebih baik, maju dan sejahtera di kepemimpinan Gus Ipul dan Mas Adi ini. Disini Pospera akan menjadi jembatan dan selalu bersama masyarakat dalam keadaan apapun”. Pungkasnya Amin Suprayitno.

(Andik)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *