Banjir Kiriman, Lumpuhkan Akses Jalan Antar Kecamatan di Lamongan

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Intensitas hujan dan air kiriman dari daerah selatan Lamongan ini menjadikan meluapnya sungai Bengawan Njero di Lamongan.

Beberapa pekan ini hujan terus mengguyur. Sehingga debit air Bengawan Njero pun terus naik dan meluber.

Bacaan Lainnya

Akibat kejadian tersebut akses jalan antar kecamatan Turi dan Kalitengah terendam hingga satu meter.

Ketinggian air di jalan poros antara kecamatan yang ada di Desa Kemlagi Lor ini dari 50 sentimeter hingga satu meter.

Saat ini banjirnya lebih parah lagi, karena Desa yang terendam banjir terparah adalah Desa Kemlagi Lor, Kecamatan Turi. Desa ini sejumlah rumah juga terendam banjir,” ujar Muslihin, salah seorang warga setempat kepada wartawan, Rabu (29/12).

Menurut Talkha, banjir yang terjadi di kawasan Bengawan Njero ini terjadi karena tingginya intensitas hujan dan air kiriman dari daerah selatan Lamongan.

Oleh karenanya, sungai tak mampu menampung air banjir kiriman tersebut. Disebutkan, banyak kendaraan yang terpaksa didorong karena macet (mogok) dan kesulitan melintasi kawasan banjir.

“Pengendara roda dua kalau masih nekat lewat dan menyalakan mesin motornya, maka mesin motor pasti mogok.

Selain itu untuk menghadapi banjir ini ada juga yang pakai motor roda tiga untuk mengangkut motor dan warga,” terangnya.

“Apa boleh dikata, kami cuma pasrah, semoga ada penanganan yang berarti dari para pihak terkait. Bagi warga, kata Talkha, ini merupakan banjir langganan setiap tahun terjadi,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *