Bantuan Beras PPKM dari Kemensos, Walikota Probolinggo Melepas Secara Simbolis Armada Truk Penyaluran

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin melepas secara simbolis armada truk penyaluran bantuan beras PPKM level 4 tahun 2021 untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dan KPM bantuan sosial tunai (BST), Selasa (3/8) siang di Perum Bulog Cabang Probolinggo.

Penyaluran bantuan beras ini bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat terdampak penerapan kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 karena pandemi Covid-19 di tahun 2021 ini. Sehingga pemerintah melalui Kementerian Sosial merespon dengan mengoptimalkan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga harapan (PKH) ditambah bantuan beras bagi KPM.

Bacaan Lainnya

Kasi Operasional Perum Bulog Kantor Cabang Probolinggo, Nugroho Budi Setiawan dalam laporannya menyampaikan Kementerian Sosial bermitra dengan Perum Bulog dalam penyaluran beras 10 kg untuk 10 juta KPM PKH dan 10 juta KPM BST. Jumlah total KPM di wilayah Kota Probolinggo yang akan menerima bantuan beras pada PPKM level 4 sebanyak 18.088 dengan rincian KPM PKH sebanyak 9.563 dan KPM BST sebanyak 8.525.

“Masing-masing KPM akan menerima bantuan beras medium sejumlah 10 kg. Penyaluran di wilayah Kota Probolinggo akan dimulai hari ini (3/8) dan akan berakhir di tanggal 7 Agustus,” ujarnya

Penyaluran bantuan beras PPKM level 4 dari Kemensos akan disalurkan melalui 5 kecamatan, yakni Kecamatan Kademangan sebanyak 1.626 KPM, Kecamatan Wonoasih sebanyak 1.957 KPPM, Kecamatan Kedopok sebanyak 1.205 KPM, Kecamatan Kanigaran sebanyak 2.325 KPM dan Kecamatan Mayangan sebanyak 1.957 KPM.

Orang nomor satu di Kota Probolinggo, Habib Hadi menjelaskan penyaluran bantuan ini berbeda dengan program dari Pemerintah Kota Probolinggo. “PKH dan BST adalah bantuan dari pemerintah pusat. Semoga bantuan ini cepat tersalurkan sehingga tidak ada masyarakat yang terlewati,” tuturnya.

Ia juga menekankan bagi masyarakat yang belum menerima program bantuan dari pemerintah pusat maka Pemerintah Kota Probolinggo akan membantu. “Jika yang sudah mendapat maka tidak mendapat bantuan dari pemerintah kota. Saya ingin merata semuanya dan nanti kita akan cek masyarakat yang belum menerima,“ tutup Habib Hadi.

(Swita/Kmf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *