Home / BERITA HARI INI / Banyak Keterangan Pelaku Yang Tidak Benar, Polisi Temukan Bukti Baru Kasus Pembunuhan Di Sampang  | Reporter Hernandi K S.Sos M.Si

Banyak Keterangan Pelaku Yang Tidak Benar, Polisi Temukan Bukti Baru Kasus Pembunuhan Di Sampang  | Reporter Hernandi K S.Sos M.Si

SAMPANG. Radarbangsa.co.id – Polres Sampang terus mengungkap kasus pembunuhan terhadap Subaidi 35 warga Tamberu Timur yang melibatkan Idris 30 asal Desa Sokobanah Laok Kecamatan Sokobanah Sampang Madura Jawa Timur

Berdasarkan penyelidikan serta olah TKP yang di lakukan bersama Tim Labfor dan Gegana Polda Jatim selama dua kali di temukan bukti baru berupa selongsong peluru di lokasi kejadian dan pistol Baretta buatan Italy kaliber 99 mm dari tangan Nuriman alias Jatim teman pelaku
“Ternyata keterangan awal pelaku banyak yang tidak benar,”ujar AKBP Budi Wardiman SIK SH MH Kapolres Sampang dalam rilisnya rabu 29/11

Pernyataan pelaku tentang korban yang menabrakkan sepeda motor hingga jatuh ternyata tidak benar

Yang menelpon korban dengan dalih mau memasang gigi palsu itu pelaku sendiri, Kemudian pelaku mengarahkan ke lokasi kejadian dan mencegat korban

Selain itu saat pelaku menghabisi korban tidak hanya menggunakan senpi rakitan tapi juga membawa pistol merk Pietro Baretta, bahkan dua peluru yang di lesakkan bukan dari senpi rakitan melainkan pistol buatan Italy tersebut

Usai menghabisi korban, pelaku melarikan diri menuju rumah Nuriman alias Jatim di Desa Bira Timur dan menceritakan peristiwa yang terjadi

Dengan maksud mengamankan pelaku, Nuriman alias Jatim di menempatkannya di sebuah rumah dalam keadaan terkunci dari luar sementara senpi Baretta berikut 20 peluru di titipkan ke Nuriman alias Jatim

Keesokan harinya Nuriman alias Jatim menyerahkan pelaku kepada keluarganya supaya di serahkan kepada pihak yang berwajib, Sedangkan senpi milik pelaku yang dititipkan diserahkan sendiri oleh Nuriman alias Jatim kepada aparat keamanan

Sampai saat ini penyidik sudah meminta keterangan kepada 13 saksi termasuk Nuriman alias Jatim, Selain itu Polres Sampang menetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO) kepada HA warga Tamberu Daya dalam kasus tersebut

Ia berjanji akan mengungkap kasus tersebut bahkan akan menyasar asal muasal pemilik senpi sebelum di salah gunakan pelaku, pasalnya berdasar pengakuan pelaku senpi itu di dapat dengan membelinya dari HA 5 juta bulan Agustus lalu. (Her)

Check Also

Kembali Terjadi Tanah Longsor Di Wilayah Kabupaten Pacitan

Pacitan, Radarbangsa.co.id –Hujan dengan intensitas tinggi menguyur beberapa wilayah di Kabupaten Pacitan mulai sore hari, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *