Basket Putri Jatim Rengkuh Emas

TIMIKA, RadarBangsa.co.id – Suka cita tampak terlihat di Mimika Sport Complex, setelah bel kuarter keempat berbunyi pada laga final basket beregu putri, yang pertemukan Bali melawan Jawa Timur (Jatim) di arena Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX Papua 2021.

Tangisan haru dan wajah bahagia terpancar di wajah para pemain Jawa Timur setelah memastikan medali emas.

Bacaan Lainnya

Hasil itu diraih setelah Jatim mampu mengalahkan Bali dengan skor akhir 62-43, pada final yang berlangsung di GOR Basket Mimika Sport Center, Sabtu (9/10/2021).

Pada jalannya pertandingan kuarter awal berjalan sengit. Kejar – kejaran poin terjadi. Namun Kuarter pertama berakhir, Jatim yang dikomandoi Christine Aldora Djundawan unggul setengah bola 16-15.

Memasuki kuarter kedua laga berjalan seru. Lemparan dua angka Faiz bawa Jatim unggul 26-21. Bali coba membalas melalui Mita dan aksi free throw Ayu. Namun Faiz kembali sumbangkan empat poin berturut – turut dan bawa Jatim unggul 32-20. Sebelum akhirnya Jatim menutup kuarter ketiga dengan keunggulan 35-25.

Memasuki kuarter ketiga, sumbangan empat poin dari Faiz kembali perjauh skor 39-25 untuk Jawa Timur. Bali coba bangkit melalui lemparan tiga angka Made. Namun, cidera yang dialami Made Dita membuat motor serangan Bali buntu. Jatim unggul jauh di akhir kuarter tiga dengan skor 50 – 30.

Lemparan tiga poin Kadek mengawali skor di kuarter keempat dengan 50 – 33 bagi Jatim. Namun hingga kuarter empat berakhir skor 56-37 bagi Jawa Timur.

Usai laga, kapten tim Djundawan mengatakan, hasil ini merupakan buah kerja keras mereka selama berlatih bertahun- tahun. Bermain dengan defense kuat, menjadi kunci timnya memenangkan pertandingan.

“Kami sebenarnya tampil tanpa beban. Sebelumnya perunggu 2016, dan tahun ini emas. Tentu sangat bersyukur ya,” ucap gadis berparas cantik itu.

Sementara pelatih Jatim, Lena mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang tampil dominan sepanjang perhelatan PON. Di laga final tadi, Lena hanya memberikan intruksi agar bermain lepas dan tanpa over play. Mental juga menjadi penentu timnya menang atas Bali.

“Saya apresiasi benar bagaimana perjuangan mereka di final. Saya rasa mental di final ini anak – anak cukup besar,” akui Lena.

Dengan hasil ini maka Jatim berhak atas medali emas, sedangkan Bali harus puas dengan raihan perak. Sementara medali perunggu menjadi milik DKI Jakarta usai sukses kandaskan perlawanan Sulawesi Selatan dengan skor 69-53.

Sukses jatim di sektor putri tidak diikuti tim putra yang tahun ini harus puas medali perunggu. Marcel dkk berhak perunggu setelah kalahkan Jawa Tengah 63 -55. Sedangkan babak final akan pertemukan DKI Jakarta melawan Sulawesi Utara. (Joko Saputra)

Sumber: RRI

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *