Bea Cukai Dumai Musnahkan Barang Bukti Hasil Penindakan

DUMAI, RadarBangsa.co.id – Kantor Pengasan dan Pelayanan BeaCukai (KPPBC) TMP B Dumai, Melaksanakan Pemusnahan barang hasil Tegahan tersebut,dihalaman Kantor Bea Cukai Dumai pada hari Kamis 12,12-2019. dimulai sekitar pukul 09:15 WIB.

Pemusnahan tersebut dilakukan dengan cara bakar dan digilas dengan satu unit alat berat. Kegiatan Pemusnahan bertempat dihalaman Gudang TPP Bea Cukai Duma, Setelah dilaksanakan pemusnahan barang hasil penindakan Petugas Bea Cukai Dumai yang telah ditetapkan jadi barang Milik Negara (BMN)

Bacaan Lainnya

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Dumai, Fuad Fauzi, melalui Kasi PLI Gatot Kuncoro, dihadapan para tamu undangan yang hadir menyebutkan barang – barang yang dimusnahkan merupakan barang hasil Penindakan petugas BC Dumai, yang ditetapkan menjadi barang Milik Negara (BMN)

Atas barang-barang tersebut, dilakukan Penindakan dan penyegahan oleh petugas Bea Cukai Dumai karena atas barang – barang tersebut melanggar ketentuan larangan pembatasan (Lartas) saat imfortasinya ,melanggar ketentuan undang – undang Cukai, serta melanggar ketentuan kepabeanan.

Lanjutnya Gatot Kuncoro menjelaskan, Penindakan yang dilakukan petugas Bea Cukai Dumai ini merupakan manifestasi yang diemban Bea Cukai Sebagai Community Protector, yaitu kewajiban BeaCukai untuk melindungi masyarakat dari barang-barang illegal, yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat maupun lingkungan ,Penindakan atas rokok illegal, yang melanggar ketentuan undang-undang Cukai, merupakan wujud kesungguhan segenap petugas Bra Cukai untuk menciptakan iklim usaha yang adil dan berimbang .

Kegiatan pemusnahan atas Barang Milik Negara ( BMN) ini, dilaksanakan setelah mendapat persetujuan pemusnahan barang oleh Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Dumai a.n Menteri Keuangan, adapun data barang yang dimusnahkan hari ini ,adalah sebagai berikut
Jenis barang dan jumlah dan keterangan, Rokok berbagai merek 1800 slop, 18000 bungkus /360.000 batang , Balpres 24 bale, Ikat pinggang 180 lol, Tas dan dompet berbagai merek 50 koli, kaos dan pakaian 30 koli, Drum Plastik 35 buah, Mainan anak-anak 20 koli, Minuman mengandung Etil Alkohol (MMEA) bebagai merek dengan kandungan Alkohol dibawah 5 %188 botol ,Minuman Mengandung Etil Alkohol ( MMEA) dengan kandungan Alkohol dibawah 5 % 2 Crate – 48 kaleng ,Piring dan Gelas 6 koli, Obat – obatan / Kosmetik 7 kotak, Ban Dalam Kendaraan Bermotor Roda Empat 15 koli,

Peredaran rokok illegal dan Minuman Mengandung Etil Alkohol ( MMEA) illegal, selain mengancam Negara dari sisi penerimaan Cukai, juga akan menimbulkan persaingan usaha yang tidak sehat, selain harga rokok illegal Dan MMEA illegal yang murah akan meningkatkan kosumsi atas barang yang seharusnya diawasi peredaran dan dibatasi konsumsinya,

Peredaran barang – barang bekas ( Pakaian dan Ban Bekas) akan membahayakan masyarakat yang memnggunakannya, baik dari segi keselamatan ( Ban bekas tidak layak dipakai) maupun ancaman kesehatan atas penggunaannya ( Pakaian bekas pakai, kosmetik, makanan dan obat kesehatan yang lain)

Pemusnahan dilakukan untuk memberikan afek jera bagi pelaku pelanggaran dan merupakan upaya penegakan hukum untuk melindungi Negara dan kalangangan industri dari masuk dan beredarnya barang-barang illegal. (Ningsih/Desi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.