Berakhirnya Status Quo Direktur RSUD, Mewarnai Mutasi Pejabat Administrasi di Sampang

  • Whatsapp
Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat Administrasi serta Direktur UOBK RSUD dr Muhammad Zyn Sampang

SAMPANG, RadarBangsa.co.id – 6 Pejabat Administrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang Madura Jawa Timur di mutasi

Mutasi yang didasari Keputusan Bupati Sampang nomor X.821/79/434.303/2021 tanggal 30 April 2021 ditandai dengan Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat Administrasi di Pendopo Trunojoyo senin 3/5 yang langsung dipimpin oleh H Slamet Junaidi selaku Bupati setempat

Menariknya dikesempatan yang sama dr Agus Ahmadi mantan Direktur Rumah Sakit PHC Surabaya ikut di lantik menggantikan dr Titin Hamidah M.Kes sebagai Direktur Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK) RSUD dr Muhammad Zyn Sampang

Pergantian Direktur UOBK RSUD dr Muhammad Zyn Sampang sempat menjadi perhatian kalangan aktivis Bidang Pelayanan Kesehatan

Pasalnya selama 10 tahun menjabat diwarnai kontroversial dengan sejumlah keluhan dari masyarakat tapi tetap bertahan lama
“Akhirnya di ganti juga, ini terobosan Bupati Sampang untuk meningkatkan layanan kesehatan secara profesional,”ujar Hasbullah Saleh SH MH aktivis Lembaga Pengawasan Layanan Kesehatan Publik korda Sampang senin 3/5

Menurutnya masyarakat sedikit kaget dengan pergantian tersebut, sebab sepertinya posisi Dirut lama ini tak tergoyahkan dengan bertahan di status quo yang aman walaupun sering terjadi kehebohan serta protes dari masyarakat

Bahkan Bupati dan Wakil Bupati Sampang serta Anggota DPRD dibuat geram saat sidak

Ia mengaku akselerasi pergerakan yang dilakukan oleh dr Titin Hamidah M.Kes untuk menaikkan kelas RSUD cukup briliant

Sementara Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Sampang Mahfudz mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Bupati Sampang
“Menempatkan Dirut baru dari pihak luar merupakan langkah yang cerdas untuk memperbaiki sistem yang sudah mengakar,” tandasnya

Namun Ia menggaris bawahi tugas yang akan diemban Direktur baru cukup berat

Sebab selain memperbaiki sistem serta layanan kepada masyarakat, Pekerjaan Rumah (PR) yang harus dipikirkan adalah merombak sistem dan memotong jalur birokrasi yang merugikan pasien termasuk budaya membebani pasien BPJS membeli obat diluar

Pada Pengambilan Sumpah dan Pelantikan itu disebutkan dr Titin Hamidah M.Kes jabatan barunya sebagai Sekretaris Dinkes dan Keluarga Berencana

Asrul Sani S.Km M.Kes yang sebelumnya menjadi Sekretaris Dinkes dan Keluarga Berencana dimutasi menjadi Sekretaris Dinsos PPPA, Sedangkan Faridudin Faruq SH M.Si mantan Sekretaris Dinsos PPPA menjadi Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan

Kamilia S.Psi M.Psi Psykolog jabatan lamanya Auditor Ahli Madya Pembantu Wilayah 1 Inspektorat Daerah menjadi Inspektur Pembantu Bidang Investigatif Inspektorat Daerah, Drs Fatimatus Zahroh Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menjadi Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, S Sitti Hurtiyah SE Inspektur Pembantu Wilayah di Inspektorat Daerah menjadi Sekretaris di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

Adapun Raden Muhamnad Nurul Cahyadi Auditor Ahli Muda Inspektorat Pembantu Wilayah III Inspektorat Daerah menjadi Inspektur Wilayah III Inspektorat Daerah.

(Her)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *