BKSG dan FPK, Lakukan Baksos Lanjutan Berikan Santunan dan Paket Sembako

Anggota BKSG dan FPK kota Batu, melanjutkan program Kemanusiaan tahap kedua, dengan membantu sesamanya Korban Gempa yang melanda Wilayah Dampit Kabupaten Malang dan sekitarnya [IST]

KOTA BATU, RadarBangsa.co.id – Sebagai tindak lanjut aksi kepedulian dengan mengirimkan bantuan dana, sembako dan pakaian layak pakai (PLP) kepada korban bencana NTT pada 25 April 2021 yang lalu, melalui komunitas FLOBAMORA Family Association (FFA) Kota Batu, Badan Kerja Sama Gerejawi (BKSG) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Batu kembali mengadakan Bakti Sosial kepada korban gempa yang terjadi bertepatan dengan hari Minggu Paskah, 4 April 2021 yang lalu.

Menurut,Ketua Umum BKSG Kota Batu, Pdt.Mikhael Muludin.C, S.Th menyampaikan, lelahnya perjalanan rombongan empat kendaraan kami selama beberapa jam di jalan rusak yang terjal, seketika hilang tersapu oleh sukacita atas sambutan yang luar biasa dari saudara-saudari di tempat yang indah ini.

Bacaan Lainnya

“Sedikit berkat yang belum maksimal sebagai solidarittas yang diberilkan para donatur melalui BKSG maupun FPK Kota Batu ini bisa jadi berkat yang kedua komunitas yang sering berkolaborasi dalam kegiatan sosial tersebut,”ucapnya.

Bentuk barang yang disampaikan, seperti memberikan sejumlah 50 paket sembako berupa beras, mie, gula, minyak goreng dan kue. Selain paket sembako, kami berikan bantuan dana untuk membeli lauk dan gas LPG. Apa yang sudah kami berikan semoga bermanfaat, terutama untuk saudara-saudari kita yang akan ber-Lebaran,”tambah Triwahyuni alias (Ninik Santoso),Ketua FPK yang juga Sekum BKSG Kota Batu.

Lebih lanjut, Pdt.Yunathan Susula Putra,S.Si sebagai tuan rumah menyampaikan terimakasih dan rasa syukurnya untuk perhatian, kepedulian, kebaikan dan dukungan BKSG dan FPK Kota Batu, Di pelosok yang jauh dari mana-mana, kami merasa tidak sendiri lagi. Kami masih punya banyak saudara yang berempati kepada kami.

Meksipun jujur, baru kali ini kami mendengar ada organisasi bernama BKSG dan FPK. Dan itu adanya justru dari Kota Batu. Mohon disampaikan terimakasih kami kepada Para Pemerhati,”ungkap pendeta muda yang baru saja ditahbiskan dan melayani di saat ini.  Segenggam beras saja sangat berarti bagi para korban gempa. Apalagi sebanyak itu.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan toleransi yang luar biasa antar umat beragama dan etnis yang ada, khususnya warga Nahdliyin dan Kristen di Dusun Purwosari, Desa Srimulyo,Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang ini. “Karena kami di sini semuanya juga bersaudara. Kami salah satu atau mungkin satu-satunya dusun yang sangat menghormati masing-masing keyakinan, tandas Hendri, Ketua PP Ansor NU desa setempat.

” Acara tersebut disampaikan pula cesara simbolis menerima bantuan tersebut di Joglo Serbaguna yang dibangun sangat artistik dari bamboo, yang berlokasi di atas gedung GKJW Jemaat Purwosari-Jengger, didampingi beberapa tokoh masyarakat beserta beberapa wakil 50 korban terdampak gempa bumi,”singkatnya

(Wan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *