BNPT dan Bupati Lamongan Bersinergi Berdayakan Mitra Deradikalisasi di Bidang Perikanan

  • Whatsapp
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Dr. Boy Rafli Amar, M.H didampingi Wabup Lamongan KH Abdul Rouf M.Ag saat meninjau proses pembuatan ikan di Brondong, Rabu (17/11)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus melakukan sinergisitas dan kolaborasi Penanggulangan Terorisme dengan K/L dan Pemerintah Daerah serta pelaku usaha di daerah.

Berkunjung ke Lamongan, Jawa Timur, Kepala BNPT, Komjen Pol Dr. Boy Rafli Amar, M.H., beserta rombongan bersilaturahmi dengan Forkopimda, Mitra Deradikalisasi Ali Fauzi, serta pemilik pengolahan ikan UD Putera Krisna, Bapak Wahono di Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Rabu (17/11).

Bacaan Lainnya

Boy Rafli menjelaskan, bahwa BNPT harus hadir melaksanakan amanat UU No.5 Tahun 2018 terkait pencegahan terorisme meliputi Kesiapsiaagaan Nasional, Kontra Radikalisasi dan Deradikalisasi.

Kepala BNPT menyebutkan, melalui tim sinergisitas di Kabupaten Lamongan dapat dirancang program pengenalan dan peningkatan keterampilan usaha pengolahan ikan yang dapat dikoordinir oleh Ali Fauzi.

“Seperti yang disampaikan Pak Wabup, diharapkan melalui tempat usaha ini para mitra deradikalisasi yang ada di wilayah Jawa Timur mempunyai keterampilan usaha seperti pengolahan ikan,” ungkap Boy Rafli.

Ia mengungkapkan, diharapkan Gus Ali Fauzi dapat memimpin teman-teman mantan napiter di Daerah Jawa Timur yang mempunyai bakat, minat dan keterampilan untuk belajar usaha di tempat ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Lamongan Drs. K.H Abdul Rouf, M.Ag mengatakan pihaknya akan membantu BNPT dalam program deradikalisasi khususnya terkaiat pemberdayaan eks napiter di bidang pengelolaan ikan.

Abdul Rouf menjelaskan di UD Putra Kresna ini memiliki produk unggulan berupa ikan tongkol, ikan Salem dan ikan Layang dari nelayan setempat, kemudian dikemas menjadi pindang bagi masyarakat lokal daerah Jawa Timur.

“Melalui acara ini diharapkan dapat mengakomodir para mantan napiter dan kelompok rentan untuk dibekali pengetahuan tentang pengolahan ikan,” ujar Wabup Lamongan.

Kepala BNPT didampingi Wakil Bupati Lamongan dan Pemilik Usaha berkesempatan meninjau langsung proses pembuatan ikan serta bercengkerama dengan para pegawai yang ada di tempat pengolahan ikan tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *