BPD Desa Anggaswangi Lapor ke Bupati Sidoarjo, Ini Masalahnya

  • Whatsapp
Surono BPD (Kanan) dan Ketua KARTAR Desa Anggaswangi Saat tunjukkan Bukti Surat Pengaduan ke Bupati Sidoarjo [Aries/RadarBangsa.comid ]

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Anggaswangi Kecamatan Sukodono, Surono mengirimkan surat pengaduan ke Bupati Sidoarjo terkait rusaknya jalan desa akibat aktifitas pengurugan lahan perumahan Star Lotus.

“Kerusakannya mencapai 2 km mulai dari ujung jalan di sebelah selatan Puskesmas Sukodono. Dan ini sangat menganggu warga. Apalagi sudah beberapa kali ada Truk yang terperosok sehingga menghalangi aktifitas pengguna jalan,” katanya, Senin (19/04/2021) pagi tadi.

Bacaan Lainnya

Disebutkannya, surat bertanggal 12 April itu ia serahkan langsung melalui ajudan bupati Sidoarjo pada Rabu (14/04/2021). Surat tersebut ia tembuskan ke Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo serta Camat Sukodono.

“Jumat kemarin saya diundang Camat untuk rapat membahas soal itu. Selain saya juga dihadirkan Kades Anggaswangi, Kusaeri, dan orangnya PT Prospero Propertindo Sentosa sebagai pengembang perumahan Lotus,” jelasnya lagi.

Dalam rapat itu disebutkan bahwa pihak pengembang bersedia memperbaiki jalan desa yang rusak akibat proses pengurugan lahan tersebut. Proses perbaikan jalan tersebut akan mulai dikerjakan pada Senin (19/04/2021) hari ini.

Dalam pertemuan itu diungkap juga soal adanya sejumlah uang yang sudah diberikan pihak pengembang sebagai dana kompensasi untuk warga desa Anggaswangi serta RT, RW dan lembaga desa lainnya.

“Berdasarkan data yang ditunjukkan Kades, uang itu sudah dibagikan untuk kas RT dan RW masing-masing Rp5 juta. Selain itu juga untuk pribadi Ketua RT sekitar Rp 1 juta untuk setiap orang,” ujar Surono yang didampingi Ketua Karang Taruna Desa Anggaswangi, Kurniadi.

Selain itu, Masjid dan Musholla yang berada di sepanjang jalan yang dilalui truk pengurugan juga mendapatkan dana masing-masing Rp 2,5 juta. “Warga juga ada yang diberi, katanya masing-masing Rp1,5 juta,” imbuh Surono.

Informasi tersebut dibenarkan Plt Camat Sukodono, M. Makhmud. Menurutnya, dalam pertemuan itu Kades Anggaswangi hanya menunjukkan daftar nama orang-orang yang menerima dana kompensasi tersebut sekaligus dengan nilai nominal yang diberikan.

“Hanya saja tidak ada tanda tangan yang menunjukkan bahwa orang-orang itu benar sudah menerima uang. Bahkan Ketua dan anggota BPD juga disebut sudah mendapatkan dana itu tapi dibantah oleh Pak Surono,” sebutnya.

Karena itu, Makhmud meminta pada Kades dan Ketua BPD Anggaswangi untuk melakukan verifikasi langsung pada pihak-pihak yang disebut menerima dana kompensasi tersebut. “Silahkan dibuktikan bersama-sama kebenaran data yang diajukan Kades,” tambahnya.

Ia dan juga unsur Forkopimkca lain yang ikut hadir dalam pertemuan tersebut memberikan batas waktu satu minggu untuk menuntaskan verifikasi data tersebut. “Kami juga meminta pihak PT untuk memperbaiki jalan itu. Dan katanya mulai hari ini akan dikerjakan,” pungkasnya.

(Ries/Bayu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *