Buang – Buang Anggaran, Program Mandi Cuci Kakus tidak Berguna

- Redaksi

Jumat, 25 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG MENGGARAI TIMUR, RadarBangsa.co.id – Program Mandi Cuci Kakus ( MCK ) bagi warga miskin yang diglondongkan dari Pemerintah Pusat melalui Dinas Pekerjaan Umum ( PU) didesa Rengkam Kecamatan Poco Ranaka Timur Kabupaten Manggarai Timur (Matim) Nusa Tenggara Timur (NTT), ternyata hanya menghabiskan anggaran saja, sementara asas manfaatnya tidak pernah dirasahkan oleh warga setempat.

MCK tersebut dibangun pada tahun 2013 silam diatas tanah milik mantan Kades Rengkam Poco Ranaka Timur, Stanislaus Wahi.

Proyek itu dibiayai oleh APBN Pusat,melalui Dinas PU Daerah Matim dan diberi untuk dikelolakan langsung oleh masyarakat melalui kelompok OMS dengan anggaran sebesar Rp.350.000.000.,diperuntukan sebagai WC umum bagi warga desa Rengkam.

Namun pelaksanaanya dana tersebut dikelola oleh mantan kades Rengkam Stanislaus Wahi.

Baca Juga  Serius! Tokoh Milenial Pantura Indra Wahyudi Daftar Cawabup ke Deks Pilkada Demokrat Sumenep

Kepala desa Renkam Fransiskus Yunsum,saat ditemui Media ini dikediamannya belum lama ini, menjelaskan bahwa proyek penbamgunan MCK bagi warga miskin yang diprogramkan oleh pemerintah pusat melalui Dinas PU Kabupaten Matim, dan desa Rengkam mendapat alokasi anggaran sebesar Rp.350 juta untuk membangun MCK umum.kata kades Yunsum, sejak dibangunnya MCK tersebut tahun 2013 hingga kini tidak dimanfaatkan oleh warga” warga tidak pernah gunakan MCK tersebut sejak selesainya pekerjaan itu” Ungkapnya.

Dirinya juga menjelaskan ,akses jalan menuju lokasi MCK tersebut tidak ada.Selain itu warga juga kesulitan air,karena tidak ada sunber mata air,sehingga bangunan itu menjadi mubasir karena warga tidak bisa memanfaatkannya.

Baca Juga  Sertifikat Bermasalah, Enam Pejabat BPN Lengser – RadarBangsa Lamongan

Ia juga menambahkan,selain.mubasir babgunan sudah rusak total. Pernah dirinya mendatangi lokasi MCK,dan menurutnya bangunan tersebut tidak bisa dimanfaatkannya lagi,sebab kondisinya rusak parah.

Seperti penampungan jamban sudah pecah,tembok bangunan pecah”pokoknya hancur berantakan “dan kondisi bangunan tersebut sudah tumbuh rumput liar yang tinggi. Sementara anggaran Negara Rp.350 juta lenyap” Ujarnya penuh kesal. Untuk diketahui ,mantan kades Rengkam Stanislaus Wahi,yang juga ketua panitia pembentuk kelompok OMS sekaligus pengelola peoyek MCK tersebut, hingga saat ini sulit digubungi,selalu tidak berada ditempat.

Juga Kadis PU Kabupaten Matim, Yos Marto saat di hubungi melalui telepon genggamnya,selalu tidak aktif,hingga berita ini diturunkan.(Richy Jones)

Berita Terkait

Sapa Bansos Ramadhan di Tuban, Gubernur Khofifah Kucurkan Bantuan Rp8,35 Miliar bagi Warga Rentan
Menaker Yassierli Sidak Posko THR 2026 di Jakarta, Pekerja Bisa Adukan THR Tak Dibayar
Gubernur Khofifah Bertemu Swaniti Initiative di Surabaya, Jatim Siapkan Konsorsium Energi Hijau Global
Sidak Mendadak, Bupati Sidoarjo Temukan Produk Kaleng Penyok, Harga Sembako Masih Aman
Menaker Yassierli Turun Langsung ke Posko THR 2026, Pemerintah Siapkan Jalur Pengaduan bagi Pekerja
Rambipuji Jember Diserbu Warga, DKP3 Jual Beras, Telur, Gula dan Minyak Lebih Murah Jelang Idhul Fitri
Balik Mudik Gratis di Lamongan 2026 Dibuka 6 Maret, Tiga Bus Disiapkan ke Jakarta
Langkah Gubernur Khofifah di Tuban: Pasar Murah Dekat Permukiman, Harga Sembako Dijaga Stabil Jelang Lebaran

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:21 WIB

Sapa Bansos Ramadhan di Tuban, Gubernur Khofifah Kucurkan Bantuan Rp8,35 Miliar bagi Warga Rentan

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:53 WIB

Menaker Yassierli Sidak Posko THR 2026 di Jakarta, Pekerja Bisa Adukan THR Tak Dibayar

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:30 WIB

Gubernur Khofifah Bertemu Swaniti Initiative di Surabaya, Jatim Siapkan Konsorsium Energi Hijau Global

Jumat, 6 Maret 2026 - 07:33 WIB

Sidak Mendadak, Bupati Sidoarjo Temukan Produk Kaleng Penyok, Harga Sembako Masih Aman

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:31 WIB

Menaker Yassierli Turun Langsung ke Posko THR 2026, Pemerintah Siapkan Jalur Pengaduan bagi Pekerja

Berita Terbaru