Bunda PAUD Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf denagn Monitor Keliling Tegaskan PTM Berjalan Baik

Bunda PAUD Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf saat berdialog dengan siswa dengan menunduk malu (Dok Istimewah Kominfo)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Bunda PAUD Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf menegaskan bahwa PTM (pembelajaran tatap muka) terbatas di beberapa lembaga pendidikan seperti PAUD hingga SD, berjalan dengan baik dan sesuai penerapan protokol kesehatan (prokes).

Di sela-sela kesibukannya, Jumat (10/09/2021) pagi, istri Bupati Irsyad Yusuf tersebut mengatakan, semua sekolah yang dikunjunginya sudah memahami bagaimana melaksanakan PTM sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Mulai dari protokol kesehatan sampai aturan yang mengharuskan seluruh guru dan pegawai sekolah sudah tervaksinasi.

Bacaan Lainnya

“Yang pasti semua guru dan pegawai yang datang ke sekolah sudah melaksanakan vaksinasi. Saya lihat semua siswa pakai masker, juga cuci tangan, dan jarak antara bangku satu dengan lainnya juga diatur,” katanya.

Lulis menilai, semua sekolah sangat antusias menyambut dibukanya kembali PTM setelah lebih dari 1,5 tahun belajar di rumah. Terlebih para pelajar yang sudah rindu ingin bertemu teman dan gurunya, menjadikan PTM kali ini sangat dinantikan.

“PTM ini seperti sebuah penantian panjang. Saya lihat saking kangennya anak-anak berangkat ke sekolah pakai seragam, mereka mau pakek masker, mau cuci tangan dll. Itu yang membuat saya salut,” terangnya.

Dengan dibukanya PTM secara terbatas, Lulis menghimbau agar kepala sekolah, guru dan pegawai sekolah bisa terus mengevaluasi dalam hal prokes. Utamanya apabila ditemukan gejala Covid-19 yang dirasakan oleh pelajar maupun penghuni sekolah lainnya.

“Kalau ada yang sakit ketika PTM, harus bisa diantisipasi sedini mungkin. Kalau bisa ada perawat atau petugas kesehatan yang benar-benar siap ditempat,” ucapnya.

Sementara itu, dalam seminggu terakhir, perempuan yang juga menjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan ini intens melakukan monitoring ke sejumlah lembaga pendidikan mulai dari PAUD, Taman Kanak-Kanak hingga SD.

Selain monitoring, Ny Lulis juga ikut membagikan makanan serba ikan sebagai penunjang nutrisi dan susu kepada siswa-siswi yang dikunjunginya.

“Kita gandeng Dinas Pendidikan, Dinas Perikanan dan Dinas Peternakan untuk sama-sama menjadikan anak kita semangat belajar dengan tetap sehat dan terjaga,” harapnya. (***/)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *