Bupati Lamongan : Jaga Kesehatan Jemaah Haji dengan Baik

Bupati Lamongan
(Baju putih) Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, saat memimpin keberangkatan jemaah haji Kabupaten Lamongan kloter enam pada Minggu (12/5) pagi di Pendopo Lokatantra. (IST)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, memimpin keberangkatan jemaah haji Kabupaten Lamongan kloter enam dan tujuh menuju Asrama Haji Surabaya pada Minggu (12/5) pagi di Pendopo Lokatantra.

Dalam sambutannya di hadapan dua kloter, masing-masing terdiri dari 366 jemaah haji dan lima petugas pendamping, Bupati yang akrab disapa Pak Yes menekankan pentingnya menjaga kesehatan bagi seluruh jemaah haji. Dia mengingatkan bahwa suhu yang tinggi di Kota Mekkah menjadi salah satu tantangan serius yang dapat memengaruhi kesehatan jemaah.

Bacaan Lainnya

“Pada tahun 2024, total jemaah haji Kabupaten Lamongan mencapai 1.880 orang. Kami menghimbau kepada seluruh jemaah agar terus memperhatikan kesehatan mereka. Kondisi cuaca yang panas di tanah suci dapat berdampak negatif bagi kesehatan jemaah, oleh karena itu penting bagi mereka untuk menjaga kesehatan dengan baik,” ujar Pak Yes.

Beberapa langkah telah diambil untuk menjaga kesehatan jemaah haji, termasuk pelayanan kesehatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan. Upaya ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh jemaah haji berada dalam kondisi kesehatan yang memadai atau istithaah.

Bupati Lamongan kemudian menjelaskan bahwa menjaga kesehatan fisik dapat dilakukan dengan cara mengonsumsi makanan bergizi yang cukup dan mengambil suplemen vitamin. Mengingat ibadah haji, sebagai salah satu rukun Islam yang kelima, sebagian besar melibatkan aktivitas fisik.

Dalam semangat “Haji Ramah Lansia”, Pak Yes meminta kepada seluruh jemaah haji tahun 2024 untuk memperkuat solidaritas di antara mereka. Solidaritas ini diyakini akan memudahkan pelaksanaan rangkaian ibadah haji.

“Selama satu bulan di sana, solidaritas sangatlah penting. Kerjasama antar jemaah dalam menjalankan ibadah haji akan sangat membantu, terutama bagi mereka yang usianya sudah lanjut. Di Lamongan tahun ini, jemaah haji tertua adalah Kastri binti Sarjo (94) dari Kecamatan Karanggeneng, sementara jemaah haji termuda adalah Muhammad Alfian Pambudi bin Suminto (18) yang juga berasal dari Kecamatan Karanggeneng,” ungkap Pak Yes.
Laporan dari Pelaksana Harian Kepala Kantor Kementerian Agama Lamongan, M. Khoirul Anam, mengindikasikan bahwa pemberangkatan jemaah haji dilakukan dalam dua hari. Pada Sabtu, 11 Mei 2024, pemberangkatan pertama dilakukan untuk kloter lima, yang terdiri dari 366 jemaah haji dan lima petugas pendamping, oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Pemerintah Kabupaten Lamongan, Joko Nursiyanto.

“Jadwal pemberangkatan jemaah haji dari Lamongan menuju Asrama Haji Surabaya direncanakan berlangsung selama dua hari. Pemberangkatan dimulai kemarin untuk kloter lima, kemudian dilanjutkan pada pagi ini untuk kloter enam dan tujuh. Sementara itu, pada sore hari nanti akan dilakukan pemberangkatan untuk kloter delapan, kloter sembilan, dan kloter sepuluh, masing-masing terdiri dari 366 jemaah haji dan lima petugas pendamping,” jelas Khoirul Anam.
Khoirul mengatakan bahwa jumlah jemaah haji dari Kabupaten Lamongan mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2023, ada 1.679 jemaah haji yang berangkat, dan pada tahun ini angkanya meningkat menjadi 1.880. Hal ini mencerminkan pertumbuhan ekonomi yang positif di Kabupaten Lamongan.

“Tahun ini, kami menempati peringkat lima di Jawa Timur untuk jumlah jemaah haji terbanyak. Alhamdulillah, setiap tahun Kabupaten Lamongan terus mengalami peningkatan jumlah jemaah haji,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *