Bupati Pasuruan Gelar Apel Terbatas Disertai Doa dan Sholawat, Sambut Hari Jadi ke-1092

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Menyambut Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1092 yang akan diperingati pada tanggal 18 September 2021, Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf menggelar Apel Pagi terbatas. Dilaksanakan di halaman apel komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan pada hari Senin (6/9/2021), kegiatan diikuti seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Lurah beserta isteri. Berikut staf Sekretariat Daerah dan PKK Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, Kepala Daerah menyampaikan beberapa poin penting. Diantaranya, ajakan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Pasuruan agar tetap konsisten dalam menerapkan protokol kesehatan. Sekalipun saat ini Kabupaten Pasuruan sudah masuk zona kuning atau Level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Bacaan Lainnya

“Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Pasuruan,mari kita peringati dengan sederhana di tengah pandemi dalam rangka kebanggaan kita kepada daerah dan kecintaan kita terhadap sejarah berdirinya Kabupaten Pasuruan. Tentunya, saya mengajak bersama-sama kepedulian dengan sesama, rekan kerja, bawahan, keluarga, terutama di masa pandemi yang harus lebih ditingkatkan. Diantaranya dengan menerapkan prokes ketat”, ajaknya.

Bupati menghimbau kepada seluruh peserta apel pagi agar jangan sampai lengah dengan tren penurunan kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan dalam beberapa pekan terakhir. Apalagi terlalu terlarut dalam kegembiraan, sehingga sampai tidak mengindahkan protokol kesehatan.

“Kita tidak tahu kapan pandemi akan berakhir dan sampai kapan PPKM diperpanjang. Makanya, ayo bentuk kepedulian kita kepada sesama, ASN bahkan harus jadi pelopor dalam penerapan prokes ketat. Jangan sampai lengah, meskipun kita sudah di zona kuning Level 2. Jangan sampai euphoria. Apalagi ASN panutan masyarakat”, tutur Gus Irsyad demikian biasanya Ketua Ikatan Alumni Universitas Muhammadiyah Malang (IKA UMM) tersebut disapa.

Masih dalam momen yang sama, Bupati juga meminta kepada seluruh peserta apel pagi tanpa terkecuali agar lebih meningkatkan rasa toleransi dan kegotong-royongan antar sesama. Sekaligus mengingatkan agar selalu bersholawat sebagai ikhtiar dan usaha berdoa, khususnya di masa pandemi.

“Mari kita giatkan lagi rasa kegotong-royongan, kebersamaan dan saling membantu. Terbukti, penanganan Covid-19 juga berkat kolaborasi berbagi tugas. Yang juga tidak kalah pentingnya, mari kita tingkatkan rasa toleransi menghormati perbedaan, prinsip dan keyakinan”, pesannya.

(***/Adk)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *