Bupati Sampang Lepas Pawai Budaya FKPU, Anggota DPRD Bawa Papan Nama Delegasi

SAMPANG, RadarBangsa.co.id – Delegasi 14 Kabupaten/Kota peserta Pawai Budaya Festival Kesenian Pesisir Utara (FKPU) tahun 2019 di lepas oleh Bupati Sampang Madura Jawa Timur

Pelepasan peserta sabtu 2/11 di Pendopo Trunojoyo jalan Wijaya Kusuma di saksikan juga oleh jajaran Forkopimda, Wakil Bupati Sampang, Perwakilan Disbudpar Jatim serta Sekdakab Sampang

Yang unik saat memasuki panggung kehormatan, pembawa papan nama delegasi Kabupaten Sampang seorang Anggota Komisi IV DPRD Sampang Moh Iqbal Fathoni

Bacaan Lainnya

Berpenampilan nyentrik sebagian tubuh di cat hitam, membawa motor yang sudah di modifikasi bersama istri dan putra satu satunya Moh Iqbal Fathoni cuek membawa papan nama delegasi Sampang melewati panggung kehormatan

Penampilan dari aktivis muda yang baru menjadi Anggota DPRD Sampang ini memancing decak kagum masyarakat
“Salut buat bung fafan, selain peduli kepada masyarakat miskin juga total dalam seni,”ujar Bukhori warga Gunung Maddah sabtu 2/11

Ternyata juga tampilan delegasi Kabupaten Sampang yang mengusung karya berbasis bambu merupakan hasil kolaborasi dari Moh Iqbal Fathoni bersama salah satu komunitasnya di Kecamatan Kedundung

Menurut Koordinator Pelaksana Pawai Budaya Nanang Novita dan Mansyur, peserta Pawai budaya berasal dari delegasi 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur
“Karena hampir bersamaan dengan Hari Jadi Sampang ke 396 maka mengikutsertakan seluruh OPD dan Kecamatan,”ujar Nanang Novita yang di amini oleh Mansyur

Sehingga jumlah keseluruhan peserta menjadi 74

Mansyur menambahkan pada tahun 2019 Kabupaten Sampang menjadi tuan rumah FKPU
“FKPU merupakan kegiatan dari Disbudpar Jawa Timur, sedangkan Pelaksana di Kabupaten Sampang Disporabudpar,”tutur Mansyur

Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kebijakan dan masyarakat yang ikut berpartisipasi hingga berjalan lancar dan sukses

Mansyur juga mengaku dalam Pelaksanaan masih ada yang perlu di evaluasi karena selain kapasitas peserta banya juga masih adanya keterbatasan. (Her)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *