Bupati Tekankan, Keberhasilan RPJMD Lamongan Diukur Kualitas Perencanaan Awal yang Baik

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menekankan agar kualitas perencanaan Lamongan lebih baik. Disampaikan saat membuka Desk Rancangan Awal RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Lamongan, di Ruang Pertemuan Gajah Mada Pemkab Lamongan, Kamis (22/04).

“Kita sedang memulai sebuah langkah besar dalam penyusunan RPJMD. Saya menekankan agar kualitas perencanaan kita lebih baik. Kualitas rencana yang baik tentu pelaksanaan dan evaluasinya pasti lebih baik. Keberhasilan diukur dalam langkah awal kita,” ungkap Bupati Yuhronur.

Bacaan Lainnya

Yuhronur juga berpesan agar BAPPEDA terus mengawal pelaksanaan desk rancangan awal RPJMD ini dengan baik. Sehingga dapat benar-benar tercapai apa yang menjadi visi dan misi Bupati Lamongan untuk mencapai Lamongan menuju kejayaan.

Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula oleh Plt. Kepala BAPPEDA Suyatmoko bahwa desk rancangan awal RPJMD ini merupakan rangkaian penyusunan RPJMD tahun 2021-2026.

“Penyusunan sudah dilakukan sejak bupati terpilih dilantik 26 Februari kemarin, sudah dilakukan pembahasan awal dengan DPRD. Rangkaian ini merupakan penajaman terhadap visi dan misi Bapak Bupati,” terangnya.

Menurut Suyatmoko, RPJMD ini nantinya setelah 6 bulan bupati dilantik kemudian akan ditetapkan sebagai peraturan daerah Kabupaten Lamongan. Desk rancangan ini akan dilaksanakan mulai tanggal 22-23 April dengan merujuk pada 5 misi.

Adapun kelima misi ini adalah mewujudkan kemandirian ekonomi daerah melalui optimalisasi potensi sektor unggulan daerah, mewujudkan SDM unggul berdaya saing dan berakhlak yang responsif terhadap perubahan zaman.

Serta mewujudkan infrastruktur handal dan berkeadilan yang berwawasan lingkungan, mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang sejahtera religius berbudaya aktif dalam pembangunan serta lingkungan yang aman dan tentram.

Selain itu juga menghadirkan tata kelola pemerintahan yang dinamis serta memberikan pelayanan publik yang berkualitas sebagai upaya optimalisasi reformasi birokrasi.

Turut hadir dalam kegiatan, Andi Kurniawan Konsultan RPJMD dari Universitas Brawijaya.

Andi mengungkapkan, bahwa asas yang digunakan Bupati Lamongan dalam penyusunan RPJMD ini adalah asas kehati-hatian dan kesiapan agar pencapaian visi misi bupati dapat dikawal dengan baik hingga akhir.

“Yang menjadi program prioritas dalam RPJMD sejatinya adalah program wajib dan mengikat juga program-program yang dijanjikan Bapak Bupati pada saat kampanye.

(iful)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *