Caleg Terpilih di Kabupaten Probolinggo Terancam Gagal Dilantik

0
497

Probolinggo,radarbangsa.co.id – Lima puluh calon legislatif (Caleg) hasil Pemilu di Kabupaten Probolinggo terancam gagaldilantik. Ini terjadi jika mereka tak menyetor Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo mewanti – wanti dan mengingatkan para caleg terpilih agar menyetor LHKPN. Karena LHKPN menjadi syarat mutlak sehingga caleg tersebut dapat dilantik.

“Sampai saat ini, belum ada data masuk ke kami terkait laporan LHKPN,” kata Ketua KPUKabupaten Probolinggo, Lukman Hakim, Kamis (13/6/2019). Lukman mengatakan pihaknya kini tengah menyiapkan penetapan calon anggota dewanterpilih.

Berdasar petunjuk KPU RI, penetapan caleg terpilih akan dilakukan setelah putusanMahkamah Konstitusi yang dijadwalkan pada 1 Juli 2019. Artinya, sekitar tanggal 1 sampai 4Juli sudah penetapan Caleg terpilih.

“Sesuai petunjuk KPU RI, mekanismenya (penetapan Caleg terpilih, red) KPU menetapkan Caleg terpilih tiga hari setelah keluarnya putusan MK. Sehingga para caleg terpilih disegerakan menyetorkan laporan LKHPN,” jelas Lukman.Pasca penetapan Caleg terpilih, KPU akan mengusulkan ke Gubernur Jawa Timur untuk dilakukan pelantikan dan pengesahan.

Namun ada beberapa syarat penting harus dipenuhiagar bisa dilantik. Yakni tidak tersandung kasus kriminal berupa tindakan pidana korupsi dankasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur.

Syarat mutlak lainnya yang harus dipenuhi juga adalah 7 hari setelah ditetapkan caleg terpilih harus menyerahkan tanda bukti LHKPN kepada KPU.

Bila LHKPN ini tidak disetor, makacaleg tersebut meski sudah ditetapkan tidak akan bisa dilantik.“Kami sudah menghubungi partai politik para caleg terpilih bernaung.

Agar para caleg yanglolos segera mempersiapkan LHKPN-nya, Karena itu syarat untuk bisa dilantik menjadianggota DPRD Kabupaten Probolinggo,”terang pembudidaya ikan koi ini.

Masa jabatan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo periode 2014-2019 bakal berakhir tanggal 31 Agustus 2019.KPU RI sendiri memberikan waktu antara Agustus sampai September, agar anggota dewan terpilih bisa dilantik.

Pelantikan ini tergantung dari kesiapan Sekretariat DPRD setempat.“Kalau bisa sih sebelum masa jabatan anggota dewan lama berakhir sudah ada pergantian.Dan yang menentukan jadwal pelantikan ini adalah Sekretariat Dewan,” kata pria asal Blitarini.

Berdasar hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 17 April 2019 lalu, dari 50 anggota DPRD Kabupaten Probolinggo sebanyak 16 kursi direbut Nasdem. Kemudian PKB 7 kursi, Golkar 7kursi, Gerindra 7 kursi, dan PPP 7 kursi. Sementara PDI Perjuangan 5 kursi, dan Hanura 1kursi.Total raihan kursi tersebut, diprediksi ada 30 incumbent dan 20 anggota new comer yang akan dilantik sebagai anggota DPRD Kabupaten Probolinggo periode 2019-2024(Team)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here