Coaching Clinic bersama DMI, Satlantas Polres Lamongan Mendukung 100 Hari Program Kerja Kapolri

Saat mengikuti uji tes berkendara Penyandang disabilitas,Kamis (18/03/2021) [IST]

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Satuan Lalu lintas (Satlantas) Jajaran Polres Lamongan terus melakukan terobosan dalam berinovasi dan senantiasa selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di Kabupaten Lamongan dalam mendukung Program 100 Hari Kerja Kapolri.

Hal ini diperuntukan bagi pemohon Surat Ijin Mengemudi (SIM) agar patuh dan taat serta memahami pentingnya tata tertib berlalu lintas. Salah satunya dengan program Coaching Clinic, bertajuk Joko Tingkir Coaching Clinic bersama DMI (Difabel motorcycle Indonesia).

Bacaan Lainnya

Bisa dilihat pada program Coaching Clinic Satlantas Polres Lamongan diberikan kepada puluhan anggota DMI di Lapangan uji Praktek SIM Satpas Satlantas Polres Lamongan.

Penyandang disabilitas saat berkumpul di Lapangan uji Praktek SIM Satpas Satlantas Polres Lamongan, diberikan penjelasan oleh petugas tentang rambu – rambu lalu lintas dan tata cara berkendaraan di jalan raya dengan baik.

Sementara dalam hal ini, “Kasat Lantas Polres Lamongan AKP Fybrien Senja I L S S.I.K., yang disampaikan melalui Kanit Regident Iptu Riza Aribowo, S.H., MM mengungkapkan, pelaksanaan program Coaching Clinic mendukung pelaksanaan Program 100 Hari Kapolri terkait peningkatan Pelayanan Publik.

Lebih lanjut, “Satlantas Polres Lamongan sangat mendukung program kerja Kapolri untuk lebih meningkatkan pelayanan publik,” kata Iptu Riza Aribowo pada Kamis (18/03/2021).

“Program Coaching Clinic bertujuan untuk memberikan wawasan dan melatih kemampuan mengendarai kendaraan bermotor secara cakap dan mahir tangkas bagi kaum difable.

Diungkapkan oleh Iptu Riza Aribowo, program Coaching Clinic dengan menggandeng DMI ini sebagai upaya untuk meningkatkan sinergitas antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk dengan penyandang difable guna pelaksanaan tugas kedepan lebih merata,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga berharap dengan kegiatan tersebut penyandang disabilitas khususnya di wilayah Lamongan dapat terampil dalam mengendarai kendaraan bermotor dijalan.

(Iful/Edi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *