Covid-19 Bukan Alasan Bermalas-malasan

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya tahun ini menghimbau seluruh mahasiswa yang akan melaksanakan kegiatan KKN agar bisa dilaksanakan didaerahnya masing-masing. Selain karena UNTAG Surabaya merupakan kampus merah putih, diharapkan mahasiswa dapat membantu berupa pengabdian masyarakat khususnya para orang tua yang anaknya sedang belajar dirumah atau daring.

Eris Pasadzan Reynalda, mahasiswa semester tujuh yang sedang melaksanakan KKN ini, membuat Kelompok Belajar Ceria serta melakukan penyuluhan kesehatan ke pedagang dan warga sekitar RT.04 RW.o3 Kutisari Selatan Surabaya. “Sasaran saya siswa-siswi, pedagang serta warga sekitar RT.04 RW.03 Kutisari Selatan Surabaya yang memang lagi terkena dampak pandemi ini, disini anak-anak bisa belajar bersama namun tetap memperhatikan protokol kesehatan”. Ujar Mahasiswa Untag Surabaya tersebut.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini sendiri berlangsung selama empat hari. Dimana hari pertama diisi dengan dimulainya belajar bersama dengan Kelompok Belajar Ceria, seperti mengerjakan tugas yang diberikan sekolah serta menghafal perkalian dan membaca doa sehari-hari. Tidak lupa juga dihari pertama ini, Eris memberikan sebuah tantangan. Dimana tantangannya adalah hafalan perkalian serta doa sehari-hari yang telah dipelajari. Hafalan ini akan di perlombakan pada hari kedua, dan yang berhasil akan mendapat hadiah.

Hadiah yang diberikan juga bermanfaat, seperti kertas gambar dan makanan ringan. Dimana hadiah tersebut bisa digunakan saat anak-anak merasa bosan saat dirumah saja. Sekretaris RT.04 RW.03 Kutisari Selatan Surabaya, Edi menjelaskan bahwa beliau sangat senang dan mendukung saat ada pemberitahuan akan dilaksanakan kegiatan Kelompok Belajar Ceria ini. “Ya kegiatannya bagus, saya rasa selama tetap mengedepankan protokol kesehatan kegiatan ini sangat bagus dan yang pasti bermanfaat”. Ujar Edi.

Disini dapat terlihat bagaimana antusiasnya anak-anak RT.04 RW.03 Kutisari Selatan Surabaya untuk mengikuti kegiatan ini.

Mereka memiliki semangat yang tinggi dalam belajar, dan tidak takut salah saat disuruh maju menghadap teman-temannya, mengulang kembali apa yang telah dipelajari pada hari itu.

Dalam penyuluhannya, Eris juga tidak lupa memberi buku panduan agar warga lebih paham bagaimana cara menjaga kesehatan dari covid-19. Seperti bagaimana gejalanya, cara penangananya hingga rumah sakit rujukan terdekat apabila terdapat gejala covid-19. Eris juga membagikan masker serta handsanitizer pada warga serta pedagang.

Sumber : Eris (Foto dari kiri Pedagang , warga RT.04 RW.03 Kutisari Selatan Surabaya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *