Diduga Cafe Tak Berijin, Digrebek Camat Kembangbahu dan Satpol PP Lamongan

  • Whatsapp
Kempat orang pemandu lagu yang telah diamankan ini berasal dari Blora Jateng, Bojonegoro, Jombang, dan berasal dari Lamongan sendiri. Rabu, (15/09/2021)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Diduga Cafe tak berijin nekat beroperasi dimasa pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Lamongan dijaring Satpol PP Pemkab. Lamongan.

Camat Kecamatan Kembangbau Arifin saat dikonfirmasi oleh wartawan membenarkan, bahwa telah diamankan 4 orang pemandu lagu yang masih beroperasi di kafe karaoke.

Bacaan Lainnya

Padahal tempat karaoke tersebut dilarang beroperasi karena tak berijin, lebih buka di masa PPKM Level 1. “Operasi ini, kata Camat Arifin berdasarkan laporan masyarakat karena merasa tidak nyaman atas keberadaan Cafe tersebut.

Camat Arifin melakukan kroscek malam itu, ternyata benar laporan masyarakat tersebut. Selanjutnya Arifin menindaklanjuti dengan berkirim surat ke Satpol PP Lamongan dan tidak lama kemudian hari ini Rabu, (15/09/2021)

“Kempat orang pemandu lagu yang telah diamankan ini berasal dari Blora Jateng, Bojonegoro, Jombang, dan berasal dari Lamongan sendiri,” kata Camat Arifin diruangannya, Rabu (15/09/2021).

Arifin menambahkan, mereka terjaring ketika sedang beroperasi di salah satu kafe di Lopang desa Mojorayung Kecamatan Kembangbau. Mereka terjaring operasi karena tak berijin juga dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

Ia juga mengaku heran, padahal sebelumnya sudah dikomplaint warga sekitar. Pihaknya sudah meminta kafe dan tempat karaoke untuk tutup karena tak mengantongi ijin.

“Operasi ini bertujuan untuk kondisi keamanan dan ketenteraman masyarakat Lamomgan. Apalagi Lamongan baru saja PPKM Level 1.

Selain mengamankan 4 pemandu lagu, pihaknya juga mengamankan sejumlah minuman keras berbagai jenis. Beberapa jenis miras yang ikut diangkut petugas yakni 15 botol Beer hitam, 15 Beer putih di warung Paeran.

Selain itu, 1 Jurigen Toak di warung Sugeng dan 2 botol Beer putih serta sisa oplosan beer (hitam putih) 1 botol Aqua di warung milik Inez,” ujar Camat Arifin.

Sementara, H. Safari Kepala Bidang Penegakan Perda (Gada) dan Umar selaku Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Lamongan saat dikonfirmasi terkait hal ini, pihaknya belum memberikan keterangan yang jelas.

Sampai petang pukul 06.30 WIB dan berita ini ditayangkan keempat pemandu lagu masih di tempatkan di lantai dua kantor Satpol PP Lamongan dan belum ada penanganan yang segnifikan.

(Bang iful)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *