Dikado Ayam Jantan, Belasan LSM Desak Satpol PP Kabupaten Pasuruan Tindak Usaha Bodong

Gabungan dari LSM menyerahkan hadiah ayam jantan , kepada Kasatpol PP Kab Pasuruan Bakti jati Permana.

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Beberapa aktivis dari gabungan LSM di Pasuruan, yang menamakan Kesatuan rakyat untuk Transparasi penegakan peraturan daerah (KERANDA) memberi kado seekor ayam jago atau ayam jantan kepada Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan Jumat, (10/9/2020).

Kado ini sebagai apresiasi atas keberanian dan komitmen Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menindak tegas setiap pelanggar Perda di Kabupaten Pasuruan.

Bacaan Lainnya

Keranda yang merupakan gabungan 11 LSM di Kabupaten Pasuruan juga memberikan waktu 7×24 jam kepada Satpol PP kabupaten Pasuruan untuk memberikan surat teguran hingga penindakan atas usaha-usaha bodong yang sampai saat ini masih beroperasi.

Para aktivis ini juga siap memback up Satpol PP menindak usaha bodong yang diduga dibekingi oknum aparat dan oknum tokoh masyarakat.

Lujeng Sudarto, Direktur Pusat Studi Advokasi dan kebijakan ( PUSAKA), menyatakan, praktek usaha bodong marak terjadi di Kabupaten Pasuruan.

Perusahaan yang berdiri dilahan hijau, toko waralaba, pertambangan galian C, hingga praktek prostitusi di Tretes masih leluasa beroperasi.

“Kami mengapresiasi tindakan Satpol PP yang memberikan surat teguran kepada perusahaan yang melanggar Perda. Tetapi tindakan ini tidak boleh diskriminatif dan tebang pilih. Para pelanggar aturan harus ditindak tegas,” ucapnya.

Menurut Lujeng, tiadanya tindakan hukum menimbulkan persepsi minor di masyarakat.

Penutupan pabrik ilegal, tambang ilegal maupun perusahaan pembuang limbah, tidak pernah dtindak lanjuti ke proses hukum pelanggaran pidana.

“Kami berikan data perusahaan ilegal, tambang ilegal yang harus dindak tegas sesuai aturan. Kami akan berada dibelakang Satpol PP jika perusahaan tersebut dibekingi oknum aparat,” tandas Lujeng.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana menyatakan komitmennya untuk bertindak tegas sesuai prosedur dan kewenangan.

Data yang diterimanya akan lebih dulu di klarifikasi kebenaran dan legalitasnya.

“Kami tidak takut. Kami akan bertindak sesuai prosedur untuk menegakkan Perda,” kata Bakti Jati Permana.

Sesuai dengan kewenangan, pihaknya berjanji akan menindaklanjuti data laporan perusahaan bodong, tambang ilegal di Kabupaten Pasuruan.

Termasuk memberikan surat teguran kepada germo atau mucikari pekerja seks komersial di Tretes.

(Andik)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *