Dikosongkan Selama Jam Kerja, PKL Taman Kota Jadi Bahasan OPD di Sampang

Rapat Koordinasi Persiapan Relokasi PKL Taman Kota di DLH Sampang [ist]

SAMPANG, RadarBangsa.co.id – Taman Kota yang ada di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang Madura Jawa Timur harus dikosongkan dari aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) selama jam kerja

Kenyataan itu terungkap dalam Rapat Koordinasi )(Rakor) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di ruang Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat selasa 25/5

Bacaan Lainnya

Rapat yang dipimpin oleh Sekretaris DLH Susanta membahas waktu yang boleh ditempati oleh PKL dan realisasi relokasi PKL Taman Kota

Menurutnya melalui pimpinan, Sekdakab menginstruksikan agar pada saat jam kerja Taman Kota steril dari aktivitas PKL

Selain meminimalisir terganggunya akses jalan menuju Pemkab maupun Perkantoran di sekitarnya, juga menjaga keindahan Taman

Tetapi, buru buru Susanta menegaskan Pemerintah tetap memperhatikan keberlangsungan usaha para PKL dengan memberi kesempatan di lain waktu
“Kebijakan itu bukan untuk membatasi warga masyarakat mencari nafkah, tetapi semata mata juga mempertimbangkan kepentingan pihak lainnya,” ujar Susanta dalam pengantarnya

Imam Irawan pejabat DLH yang membidangi pengelolaan Taman Bunga menegaskan fasilitas air dan listrik yang dibutuhkan PKL saat relokasi di sisi selatan Taman sudah disiapkan
‘Urusan tekhnis kebutuhan PKL untuk relokasi sudah disiapkan, tinggal mematangkan realisasi relokasi yang melibatkan OPD terkait,” tuturnya

Hasil dari bahasan Rakor atas masukan dan usulan Perwakilan OPD yaitu mengatur jadwal aktivitas PKL seperti pada senin sampai jumat dimulai pukul 15.00 wib – 24.00 WIB kecuali pada sabtu dan minggu diperbolehkan berjualan mulai pagi/siang hari

Kemudian area sisi utara dilarang menjadi tempat berjualan bagi PKL dan akan diberi papan larangan serta dijaga petugas Satpol PP

Selain itu disamping utara Taman Kota sampai di depan Lab DLH para PKL dilarang berjualan di Trotoar

Untuk tempat parkir roda 2 akan ditempatkan di Lab DLH dan roda 4 di Bappelitbangda

Dinas Perhubungan akan mengkaji rute dan tempat transit Odong odong

Selanjutnya hasil kesepakatan itu akan disosialisasikan kepada Pengurus dan Anggota Paguyuban PKL termasuk juga penandatanganan kesepakatan sebagai dasar bagi Satpol PP untuk dilakukan penindakan bagi yang melanggar

Termasuk juga membuat telahan staff yang akan disampaikan kepada Sekdakab

Hadir pada Rakor itu Susanta dan Imam Irawan (DLH), Slamet Riyanto (Diskopindag), TP2BKUM Diskopindag, Chotibul Umam (Dishub), Taufiqurrahman dan Suharto (Satpol PP).

(Her)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *