Dinas Pendidikan Indramayu Harus Aktif Mendorong Satuan Pendidikan Untuk Membantu Siswa Penerima PIP

Dok Foto : Teddy Eka Pijiyanto, Ketua DPC LSM DRBI Kabupaten Indramayu – Jaya Sutono Radar Bangsa.

INDRAMAYU, RadarBangsa.co.id – Pemerintah memberikan bantuan PIP untuk mencegah anak didik putus sekolah, juga ingin mencetak Generasi Bangsa yang unggul melalui pendidikan yang lebih berkualitas.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat Demokrasi Rakyat Bawa Indonesia (LSM DRBI) kabupaten Indramayu, Teddy Eka Pujiyanto, pada Sabtu (25/6/2022). Di Sekretariat DPC LSM DRBI, mengatakan. Kepala sekolah harus aktif mengecek data siswa yang menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) di aplikasi SiPintar. setelah mengetahui data siswa penerima PIP, kepala sekolah harus segera memberitahukan kepada siswa penerima dan membantu siswa atau orang tuanya dalam melakukan aktivasi rekening siswa penerima PIP. ucapnya.

Bacaan Lainnya

Dia, mengungkapkan,“PIP itu hak siswa dari keluarga miskin, namun bisa tidak dicairkan atau direalisasikan apabila rekeningnya tidak ada atau belum di aktivasi. di sini lah peran kepala sekolah sangat penting agar hak siswa tersebut dapat dinikmati “.ungkapnya.

Lebih lanjut, Teddy. Menjelaskan. Terkait aktivasi rekening siswa penerima PIP ini, kebijakan sejak tahun 2021, bahwa siswa yang layak menerima PIP akan diberi SK Nominasi penerima PIP. Dalam SK tersebut, dana bantuan belum disalurkan ke rekening siswa dan akan disalurkan bila siswa telah melakukan aktivasi dan ditetapkan melalui SK Pemberian PIP.

“Tahun sebelumnya, dana ditransfer dulu ke rekening siswa penerima PIP, dan siswa melakukan aktivasi untuk mencairkannya. Mulai Tahun 2021, dana akan ditransfer bila rekening siswa yang sudah di aktivasi, jelasnya.

Teddy, Berharap, operator sekolah mau secara berkala mengecek data siswa penerima PIP di SiPintar dan segera mendorong melakukan aktivasi rekening siswa yang tercatat menerima PIP. “Jangan lupa, memberitahukan pada siswa dan orang tuanya sebagai nominasi penerima PIP dan segera melakukan aktivasi rekening di bank penyalur, agar uangnya bisa segera ditransfer ke rekening siswa, kemudian operator sekolah mengecek atau mengkonfirmasi ke siswa atau orang tuanya, bahwa apakah dananya sudah dicairkan atau belum. harapnya.

Teddy, menambahkan. Kepada dinas pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu, agar selalu aktif mendorong satuan pendidikan untuk segara membantu para siswa penerima PIP untuk melakukan aktivasi rekeningnya. Jangan sampai seperti Siswa Penerima PIP di SMP Negeri 1 Gabuswetan, Siswa Tidak Menerima Bantuan PIP, Padahal sudah jelas Siswa itu, Sudah memiliki SK nominasi penerima PIP dan SK pemberian PIP. Namun karena sekolah tidak memberitahukan kepada Siswa Penerima Untuk melakukan aktivasi Rekening, Akibatnya Siswa tersebut tidak mendapatkan bantuan PIP, pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.