Disdikbud dan Agropolitan Televisi Kota Batu, Lakukan ‘Ada Kelas’ Belajar

Ilustrasi Anak Didik Belajar "Ada Kelas" Bersama Agropolitan Televisi Kota Batu

BATU, RadarBangsa.co.id – Dimasa pademi Covid-19, ( Disdikbud) Dinas Pendidikan. dan Kebudayaan Kota Batu, bekerjasama dengan pihak Agropolitan Televisi (ATV) melakukan program belajar mengajar membuka sistim tayang bertajuk”Ada Kelas ” bersama ATV.

Program belajar siswa sistim dering ini, disampaikan oleh (Kadispenbud)Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Batu, Eny Rachyuningsih, Kamis (13/8/2020).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, terkait kerjasama dengan pihak ATV, suatu gagasan dan terobosan yang harus dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan oleh siswa bersama wali murid, dalam masa pademi Covid-19, bertujuan untuk memutus mata rantai penularan virus Corona pada saat ini yang lagi diperangi oleh Pemerintah,”ucapnya.

“Karena munculnya virus corona di Indonesia sudah banyak pihak yang dirugikan. Secara kasat mata saja, dampak dunia pendidikan mulai tingkat bawah hingga perguruan tinggi harus diliburkan. Hal ini banyak wali murid berspikulasi atau was-was dengan proses pendidikan anak. Utamanya yang sedang diparuh kenaikan kelas, bahkan siswa yang akan baru masuk pendaftaran baru.

Maka Dinas Pendidikan kota Batu, melakukan terobosan belajar daring bersama AgropolitanTelevisi(ATV) punya Pemkot Batu.

“Tetapi program pembelajaran menggunakan daring, tidak semulus atau lancar seperti hal lain, permasalahan baru yang dihadapi siswa bahkan orang tua murid kurang lancarnya koneksi sinyal pada handpone yang dimiliki.

“Menindaklanjuti hasil belajar daring yang masih banyak gendala, maka pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Batu, sepakat melakukan tugas dan kerja bersama agar murid di Kota Batu khususnya tetap bisa belajar melalui ATV membuka kelas yang bisa dilakukan melalui Agropolitan Televisi,”tegas Eny Rachyuningsih,pada Radar Bangsa.

Karena progres belajar mengajar bersama ATV mulai 27 Juli 2020 yang lalu hingga sampai bulan Desember 2020 nanti. Biarpun seperti itu, Kadis Pendidikan Eny Rachyuningsih, tetap melakukan sinergitas yang tinggi antara guru pengajar dengan muridnya.

“Proses belajar melalui Televisi itu, sebagai narasumber yang dipersiapkan tenaga guru dari Kota Batu, dilakukan secara rolling.Untuk saat ini yang berjalan sementara dijenjang murid SD dan SMP. Kemudian setelah itu bergilir lanjutanya pada murid TK,”bebernya.

“Kenapa hal ini dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Batu buka kelas bersama ATV, persoalnaya sangat simpel, faktornya mungkin ketika dilakukan belajar sistim daring, kemungkinan ada siswa atau orang tua murid yang belum memiliki Hp Android, bahkan rumahnya sulid adanya sinyal Hp,” terangnya.

Maka belajar bersama Agropolitan Televisi ini, murid bahkan orang tua sudah tidak merasa terbebani dengan harus ada kuota pulsa internet bahkan Hp yang android.

“Agar murid tetap bisa belajar bersama guru dan tidak tatap muka langsung, progres “Ada Kelas bersama ATV, akan bisa tetap bisa belajar.

Sedangkan didalam masa cengkeraman Covid-19 ini, belajar mengajar agar tidak sampai berhenti harus adapatif pada semua anak didik,”imbuhnya.

Karena persoalan Covid-19 diakui berdampak pula pada sektor perekonomian dimasing-masing keluarga,berdampak secara signifikan diproses dunia pendidikan pula.

Harapanya dengan belajar “Ada Kelas” bersama ATV, seluruh murid khususnya di Kota Batu bisa tetap saling support antara murid, guru utamanya wali murid agar bisa sukses dalam belajarnya.

(Wan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.