Disnaker Lamongan Diperiksa Kejari, Dugaan Kasus Korupsi Penyelewengan DBH CHT

  • Whatsapp
Kantor Kejari Lamongan

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lamongan memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan terkait dugaan kasus korupsi atau penyelewengan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT).

Keakuratan informasi ini sampaikan oleh Rustamaji Yudica A.N Kasi Intel Kejaksaan Negeri Lamongan, “Ya, dugaan penyelewengan DBH Cukai Hasil Tembakau. Namun saat ini masih ditahap pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket),” ujar Rustamaji, Selasa (14/9/2021).

Bacaan Lainnya

Ketika ditanya terkait siapa-siapa yang melaporkan dan atau mengadukan perkara yang menimpa Disnaker Lamongan, Rustamaji menjawab, pihaknya memiliki kewajiban untuk melindungi pihak pelapor.

“Intinya, pelapor merupakan salah satu lembaga di Kabupaten Lamongan. Pelapor juga telah melampirkan identitas KTP sebagai warga Kabupaten Lamongan,” katanya.

Pihaknya juga mengungkapkan, “Memang sudah ada beberapa orang yang sudah kita panggil, dan ada beberapa orang dinas tersebut, tapi masih sebatas pemanggilan untuk klarifikasi saja,” jelas Rustamaji.

Maka untuk menjunjung tinggi azaz praduga tidak bersalah, tentu kejaksaan tidak bisa terlalu open ke kawan-kawan media. “Yang pasti, nanti kalau sudah tahap penyelidikan kami pasti open,” aku Rustamaji.

Sementara itu Hamdani Azhari Kepala Disnaker Lamongan saat dicoba untuk mengklarifikasi hal tersebut, meski jam sudah menunjukkan pukul 13.23 WIB, ternyata tidak ada di ruang kerjanya dengan kondisi pintu terbuka, yang menurut stafnya Hamdani pamit keluar, karena jam istirahat.

Tidak berhenti disitu, awak media juga mencoba menghubunginya melalui saluran Whatsapp, dan telepon selulernya, namun meski terlihat dua centang dan nada dering masuk, Hamdani, sampai berita ini diturunkan enggan menjawabnya.

(RB)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *