DPD GAMKI Jatim Sikapi Peristiwa Penembakan di Duren Tiga

Konpers DPD GAMKI Jatim mengenai kasus tewasnya Brigadir J (IST)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia Provinsi Jawa Timur (GAMKI Jatim) menanggapi persoalan penembakan Brigadir J yang berujung pada kematian yang terjadi pada beberapa waktu yang lalu di Rumah Dinas eks Kadiv Propam, Irjen Pol Ferdy Sambo.

“Kami menyikapi ini karena keresahan dan dorongan-dorongan masyarakat kepada kami sehingga kami DPD GAMKI Jawa Timur menyampaikan sikap kami atas persoalan ini,” tegas Ketua DPD GAMKI Jatim terpilih, Arnold L. Panjaitan.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut digelar pada hari Jumat (05/8/2022) di Rolag Cafe, Jl. Prapanca, Surabaya pada pukul 14.30 WIB – selesai.

Adapun sikap DPD GAMKI Jawa Timur adalah sebagai berikut:

1. Meminta penanganan kasus pembunuhan Brigadir J diungkap faktanya benar-benar terbuka, transparan ke publik, dan tidak memakan waktu yang lama, agar tidak menyebabkan keresahan dan antipati masyarakat terhadap Polisi.

2. Mendesak dan mendukung Kapolri melakukan pembersihan kepada oknum-oknum kepolisian yang tidak menjalankan nilai-nilai Tri Brata dan Catur Prasetya Polri baik di pusat maupun di daerah termasuk Provinsi Jawa Timur.

3. Kapolri harus benar-benar tegas dalam menindak oknum-oknum Kepolisian yang melakukan tindakan-tindakan yang membuat preseden buruk terhadap institusi Polri sebagai institusi penegak hukum dan penjaga kemanan negara agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga kepada Polri.

4. Jika Tim Khusus yang dibentuk Kapolri tidak bisa mengurusi kasus penembakan Brigadir J dengan cepat, kami meminta Kapolri untuk mempertimbangkan untuk mengganti Tim Khusus yang dapat menyelesaikan persoalan ini dengan cepat serta terbuka, agar pelaku dapat tindak setegas-tegasnya.

5. Kasus oknum polisi berulah sudah sangat sering terjadi, di berbagai daerah, terutama di Jawa Timur. Oleh karena itu, GAMKI Jawa Timur juga meminta agar Kapolda Jawa Timur juga harus mampu menertibkan dan menindak tegas oknum polisi yang telah mencoreng nama baik institusi Polri yang ada di Jawa Timur.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.