DPRD Kabupaten Pasuruan Laksanakan Vaksinasi Tahap Pertama

  • Whatsapp
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan saat membuka kegiatan Vaksinasi [ist]

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – DPRD Kabupaten Pasuruan laksanakan vaksinasi tahap pertama. Seluruh anggota DPRD Kabupaten Pasuruan nampak sangat antusias.

Vaksinasi tahap pertama untuk seluruh anggota DPRD beserta para stafnya tersebut nampak dilaksanakan di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, Senin (01/03/2021).

Bacaan Lainnya

Sudiono Fauzan, selaku Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan mengatakan, bahwa seluruh anggota DPRD beserta para staf karyawan sekretariat bahkan Security juga ikut disuntik vaksin.

“Tidak hanya anggota DPRD saja yang hari ini disuntik vaksin, bahkan staf karyawan sekretariat DPRD Kabupaten Pasuruan juga semua ikut divaksin hingga pihak keamanan (security),” terang Mas Dion sapaan akrabnya.

Dalam melaksanakan vaksinasi tahap pertama ini, para anggota DPRD beserta staf sekretariat harus mendaftarkan dirinya dahulu dengan memberikan KTP kepada petugas pendaftaran.

Setelah diberikan surat untuk identitas dan cek riwayat kesehatan, kemudian dilakukan pengecekan tekanan darah serta skrining oleh petugas kesehatan.

Vaksinasi dapat dilakukan jika sudah mendapatkan rekomendasi dari petugas skrining hingga dapat dilakukan penyuntikan vaksin dan sampai tahap akhir yakni penerbitan sertifikat.

Dikatakan oleh Sudiono Fauzan, bahwa seluruh anggota DPRD Kabupaten Pasuruan merupakan orang-orang yang selalu berhubungan langsung dengan masyarakat, maka dari itu harus dilakukan penyuntikan vaksin agar para anggota dewan tidak tertular covid-19.

“Anggota dewan adalah orang yang rentan terhadap penyebaran virus covid-19. Karena mereka bersinggungan langsung kepada masyarakat dalam melayani dan selalu mendengarkan aspirasi masyarakat,” ujar Sudiono Fauzan.

Dalam pelaksanaan vaksinasi tahap pertama di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, juga nampak dari BPJS Kesehatan yang turut antre dalam barisan anggota dewan.

Dalam penyuntikan vaksin, dikatakan oleh Sudiono Fauzan bahwa ada sebanyak 122 (seratus dua puluh dua) orang yang akan disuntik, yakni terdiri dari 50 orang anggota dewan, ditambah dengan karyawan ASN dan PHL serta 12 orang karyawan BPJS.

“Kami berharap agar masyarakat tidak perlu takut untuk mendaftarkan dirinya dalam melakukan vaksin. Karena vaksin itu halal dan aman,” tutup Sudiono Fauzan.

(Andik)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *