DRBI Indramayu : Cium Dugaan pemalsuan tanda tangan warga

  • Whatsapp
Anggota Lembaga Swadaya Masyarakat DRBI Kabupaten Indramayu [Jay/RadarBangsa.co.id]

INDRAMAYU, RadarBangsa.co.id – Lembaga Swadaya Masyarakat DRBI Kabupaten Indramayu Cium Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Warga Sengon Dongko Desa Sidadadi Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang LSM Demokrasi Rakyat Bawa Indonesia Kabupaten Indramayu. Heriyanto, Pada Rabu (7/4/2021) mengungkapkan. Kami telah mencium Dugaan Pemalsuaan Tanda Tangan Warga terkait Izin Lingkungan Untuk Pembangunan Kandang Ayam. di Blok Sengon Dongko Desa Sidadadi Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu. ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Dia,Mengatakan, Seharusnya mekanisme keluarnya izin Kandang ayam tersebut. Menurutnya, semestinya warga sudah setuju dan Tanda tangan dulu, baru izin tersebut diproses, Katanya,

Menurut, Heriyanto. mestinya pihak terkait mengkroscek kebenaran warga yang Bertanda tangan menyetujui pembangunan tersebut.

“Ini sudah jelas ada mekanisme yang tidak dijalankan. Dengan adanya persoalan di kemudian hari,” terangnya.

Ia juga menyayangkan adanya komunikasi yang terputus. Baik antara pemerintah, pengusaha, dengan warga. Kembali dengan nada tegas, ia mengatakan, pemerintah seharusnya menginformasikan dampak lingkungan pembangunan Kandang Ayam kepada warga. “Karena ini menyangkut Keraguan warga itu perlu dijawab dengan analisa dampak lingkungan tersebut,” tegasnya.

Lebih Lanjut, Heriyanto. Menjelaskan. Adanya hal ini, Kekhawatiran tidak hanya pada kinerja pemerintah. Namun juga dampak yang diakibatkan dari polemik tersebut. Menurutnya, adanya Hal tersebut. menjadikan suasana investasi tidak kondusif. “Ini bisa berdampak pada sistem investasi di Kabupaten Indramayu. Investor juga bisa ragu dan takut,” Jelasnya.

Heriyanto, Menambahkan. Kami akan meminta Bantuan Kepada Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, mengundang Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, dan dinas terkait untuk hearing dengan warga yang Tanda tangannya di palsukan “Termasuk kuwunya juga harus di undang. Karena seharusnya hal seperti Ini tidak perlu terjadi diKabupaten Indramayu,” pungkasnya.

(Jay)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *