Empat Konsep Pendidikan untuk Guru, Pesan Gubernur Khofifah di SMKN 5 Surabaya

- Redaksi

Sabtu, 8 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(baju hitam) Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (hms)

(baju hitam) Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (hms)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak para guru untuk menerapkan empat konsep pendidikan dalam mengajar para murid. Keempat konsep tersebut meliputi tadris (pembelajaran), ta’lim (pengajaran), tarbiyah (pengasuhan), dan ta’dib (kesantunan).

“Empat konsep pendidikan tersebut seyogyanya ada dalam semua guru dengan tujuan membentuk para murid yang berakhlakul karimah,” ujar Khofifah dalam acara Safari Ramadhan Pendidikan Tahun 2025 / 1446 H Korwil III Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang digelar di SMKN 5 Surabaya, Jumat (7/3) sore.

Menurut Khofifah, guru sebagai tenaga pendidik pasti mengajarkan ta’lim dan tadris melalui proses transfer of knowledge kepada para murid. Namun, tarbiyah atau proses pengasuhan masih kurang banyak dilakukan oleh para guru. Padahal, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar tetapi juga sebagai pengasuh bagi anak didiknya.

Proses tarbiyah, lanjutnya, lebih mudah diterapkan di boarding school karena adanya kedisiplinan, kesantunan, kesederhanaan, dan ihtiram (saling menghormati) yang diajarkan dalam kehidupan asrama.

“Kalau di kelas prosesnya terbatas, tetapi di asrama lebih memungkinkan untuk diterapkan,” ungkapnya.

Selain itu, konsep ta’dib atau pembinaan akhlak juga perlu diterapkan oleh para mudarris (guru) kepada murid. Dengan begitu, selain mengajar dan mendidik, guru juga berperan dalam menanamkan adab serta sopan santun dalam kehidupan sehari-hari.

Khofifah meyakini bahwa semua guru telah berusaha menerapkan keempat konsep pendidikan tersebut. Sebab, menjadi seorang guru bukan hanya tentang mengajar tetapi juga menyampaikan pesan kebaikan serta membentuk karakter peserta didik.

“Ada janji keberkahan, kemuliaan, dan pahala dalam diri para guru,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga mengungkapkan bahwa Menteri Agama sedang menyiapkan kurikulum cinta. Kurikulum ini bertujuan untuk menanamkan nilai kasih sayang dan menghindari kebencian di antara sesama.

Ia menekankan agar para guru merangkul serta mencari solusi bagi murid yang memiliki kecenderungan bertindak kurang baik. Ia mencontohkan bahwa anak yang kerap melakukan bullying seharusnya tidak dijauhi, tetapi dibimbing dan diarahkan agar berubah menjadi lebih baik.

“Akarnya adalah cinta. Inilah kurikulum yang sedang disiapkan Menteri Agama agar tercipta suasana kasih sayang dan tidak ada lagi kebencian serta tindakan yang mencederai satu sama lain,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

4.469 Lulusan UPH Siap Terjun, Pendidikan Dinilai Kunci Dampak Publik
Siswa SMP Al Muslim Waru Turun ke Desa, Gerakkan UMKM hingga Edukasi Kesehatan Warga
Anak TK Diajak Masuk Mapolresta Sidoarjo, Polisi Ubah Ketakutan Jadi Keceriaan dan Disiplin
Pemkab Jember Bongkar Praktik ‘Sekolah Favorit’, SPMB 2026 Dijaga Ketat Tanpa Titipan
Sekolah Rakyat di Bangkalan Diserbu 600 Pendaftar, Bupati Lukman Hakim Desak Pembangunan Dipercepat
Siswa SDN Sumberbendo Lamongan Juara Atletik Kids 2026, Mantup Siap Kirim Talenta ke Provinsi
Buket Mawar dari Mahasiswa Polteksi untuk Ning Lia, Kisah Haru di Balik Perjuangan KIP Kuliah
Lia Istifhama Soroti Peran Strategis Polteksi, Lulusan Tembus Jepang-Korea dan Siap Hadapi Industri 5.0
Empat Konsep Pendidikan untuk Guru, Pesan Gubernur Khofifah di SMKN 5 Surabaya

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 06:51 WIB

4.469 Lulusan UPH Siap Terjun, Pendidikan Dinilai Kunci Dampak Publik

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:54 WIB

Siswa SMP Al Muslim Waru Turun ke Desa, Gerakkan UMKM hingga Edukasi Kesehatan Warga

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:22 WIB

Anak TK Diajak Masuk Mapolresta Sidoarjo, Polisi Ubah Ketakutan Jadi Keceriaan dan Disiplin

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:22 WIB

Pemkab Jember Bongkar Praktik ‘Sekolah Favorit’, SPMB 2026 Dijaga Ketat Tanpa Titipan

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:02 WIB

Sekolah Rakyat di Bangkalan Diserbu 600 Pendaftar, Bupati Lukman Hakim Desak Pembangunan Dipercepat

Berita Terbaru