Even SLC Cup Exhibition Bukti Eksistensi TBI Pengprov Jatim

Tali persaudaraan dan silahturahmi terjalin antara atlet dari sejumlah perguruan beladiri se-Jatim di Even SLC Cup Exhibition Bukti Eksistensi TBI Pengprov Jatim
Tali persaudaraan dan silahturahmi terjalin antara atlet dari sejumlah perguruan beladiri se-Jatim di Even SLC Cup Exhibition Bukti Eksistensi TBI Pengprov Jatim (Foto : Dok TBI Pengprov Jatim)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Tarung Bebas Indonesia (TBI) Pengurus Provinsi (Pengprov) Jawa Timur menggelar even Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) SLC Cup Exhibition bertempat di Maspion Square, 25-26 November 2023.

Even SLC Cup Exhibition bergengsi ini dibuka oleh Ketua TBI Pengprov Jatim, Aria Duta, S.H, dan dihadiri langsung oleh Ketua Umum TBI, Ibu Titin. Tercatat tidak kurang 310 atlet dari sejumlah perguruan beladiri se-Jatim.

Bacaan Lainnya

“Even ini juga bertujuan untuk mencari dan menyaring sejak dini atlet-atlet berkualitas, sekaligus juga sebagai ajang silahturahmi antar perguruan beladiri,” tutur Aria Duta dalam sambutannya.

Wakil Ketua TBI Jatim, Subianto menambahkan dari pihaknya bersyukur dan berterima kasih atas animo dan antusiasme peserta yang merasa senang dengan digelarnya even Kejurprov TB Jatim ini.

“Karena induk olahraga TBI Jatim sebagai salah satu olahraga baru berada di bawah naungan KORMI (Komite Olahraga Masyarat Indonesia) Jatim,” tegasnya.

Sedangkan Ketum TBI, Ibu Titin berharap di even Kejurprov TNI Jatim tidak sekedar menjadi ajang pencarian bibit atlet baru yang berkualitas.

“Namun juga menumbuhkan dan menjunjung tinggi sportivitas,” pintanya.

Pertandingan yang digelar mulai kategori pria usia dini (6-7 tahun) sampai dengan kelas senior (18-26) tahun.

Pemenang di setiap kelas berhak mendapatkan medali, trophy dan piagam penghargaan yang menjadi kebanggaan para atlet. Para atlet yang menjadi pemenang akan merasa bangga bisa menjadi yang terbaik di even Kejurprov TBI Jatim tersebut.

Juara Umum even Kejurprov TBI Jatim ini diraih oleh kontingen Surabaya yang memborong banyak medali emas di setiap kelasnya.

Meskipun di arena para atlet harus saling bersaing untuk menjadi yang terbaik dan keluar sebagai pemenang, tetapi di luar arena mereka bersaudara dan menjalin silahturahmi yang erat.

Momen itu terlihat sewaktu para atlet dari beragam perguruan beladiri se-Jatim ini bisa duduk bersama, mereka bercanda dan saling mengenal satu sama lain, walaupun berbeda dari aliran perguruan beladiri.

Sportifitas dan kebersamaan sangat nyata terlihat dan tercipta dalam even ini. Rival di arena, bersaudara di luar arena.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *