Fasilitas Mobil Bus Mahasiswa Tidak Diperbaharui, Aktivis Mahasiswa Kritisi Rektor IAIN Madura

  • Whatsapp
Mobil Bus Operasional Mahasiswa Kampus IAIN MADURA Yang Masih Berlabel STAIN PAMEKASAN, Pamekasan Jawa Timur. (Ong/Abdn)

PAMEKASAN, RadarBangsa.co.id – Pasca digelarnya audiensi di Ruangan rapat Rektorat Kampus IAIN Madura oleh beberapa mahasiswa yang tergabung dalam komonitas Gerakan Mahasiswa Penyambung Aspirasi (GEMPA) IAIN Madura yang mempertanyakan penggunaan anggaran 2019/2020 yang diantaranya yaitu pengadaan mobil Bus fasilitas mahasiswa yang tak kunjung diperbaharui.

Mangkraknya pengadaan tersebut membuat salah satu aktivis mahasiswa IAIN Madura mengomentarinya lantaran pengadaan mobil Bus fasilitas mahasiswa yang tak kunjung diperbaharui yang dibandingkan dengan fasilitas kendaraan yang diperoleh oleh rektor yang dirasa menguntungkan satu pihak. Kamis (21/01/2021).

Bacaan Lainnya

Moh. Abdan Syakuro, selaku Ketua Jaringan Keluarga Mahasiswa (JAKMA) IAIN Madura mengatakan bahwa Bus Fasilitas mahasiswa yang masih bertuliskan (Label) STAIN Pamekasan sudah tak layik pakai.

“Kalau melihat kondisi Bus fasilitas mahasiswa yang masih ber label STAIN Pamekasan dan usianya sudah tua menjadi suatu keharusan bagi Rektorat untuk segera kembali melakukan pengadaan tersebut karena mobil Bus itu memiliki peran penting bagi mahasiswa ketika melakukan studi banding ke kampus yang lain”. Ungkapnya.

Lebih lanjut, Abdan membeberkan bahwa fasilitas yang sudah dimiliki Rektor IAIN Madura tergolong mewah sehingga pengadaan mobil kembali disarasakan kurang efektif oleh mahasiswa.

“Pengadaan Toyota fortuner 2020, toyota corolla 2019, toyota innova venturer 2019 fasilitas Rektor IAIN Madura lebih dikedepankan oleh Wakil Rektor II IAIN Madura padahal sudah ada 2 kendaraan sebelumnya ditahun 2019 yang tergolong mobil mewah dan pengadaan mobil Fortuner itu sangat membuat mahasiswa kesal,” Ucap aktivis mahasiswa semester 8 itu.

Tambahnya, Abdan mempertanyakan terkait pengadaan mobil Fortuner ditahun 2020 yang langsung disetujui oleh Rektor IAIN Madura dan pengadaan mobil Bus Fasilitas mahasiswa yang dihasilkan dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang dihasilkan dari Uang Kuliah Tunggal (UKT).

“Kenapa bapak Kosim (Rektor IAIN Madura) yang terhormat malah mengamini jika di 2020 ada pengadaan mobil Fortuner (fasilitasnya), sedangkan disatu sisi mahasiswa membutuhkan fasilitas mobil Bus yang layik pakai dengan kualitas bagus untuk digunakan dalam kegiatan mahasiswa dengan tujuan mengharumkan nama IAIN Madura di luar sana, dan kenapa begitu susahnya menganggarkan mobil Bus Fasilitas mahasiswa, padahal pembelian mobil itu dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) termasuk UKT didalamnya,” ulas Abdan.

Menurut Abdan, harga fasilitas mobil Rektor sangat fantastis bila dibandingkan dengan harga unit Bus Mahasiswa, seharusnya ada perimbangan dalam penganggaran pengadaan fasilitas operasional di Kampus IAIN Madura.

“Dilansir dari kompas.com dan oto.com, serta rentalmobilbali.net Mobil Fortuner 2020 kisaran harga Rp. 800 juta, Mobil Toyota Corolla Altis di Surabaya kisaran harga Rp. 496,2 sampai Rp. 595,9 juta, dan Mobil Toyota Innova Venture Rp. 455.500 juta,” pungkasnya.

(ONG/Kntbtr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *