Gandeng UINSA Disdik Bangkalan Bakal Terapkan Sistem Boarding School untuk Jenjang SMP

Pemaparan tim ahli dari Universitas Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) (IST)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan merencanakan sistem boarding school atau sekolah berasrama pada jenjang sekolah menengah pertama (SMP). Hal itu menyusul hasil pemaparan tim ahli dari Universitas Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA).

Kepala Disdik Bangkalan Bambang Budi Mustika mengatakan, persiapan penerapan boarding school sudah cukup matang. Hanya saja menurutnya, ada beberapa fasilitas sekolah yang perlu diperbaiki dan harus menyiapkan guru untuk mengajar.

Bacaan Lainnya

“Ini sebenarnya tidak mudah, tapi karena kita harus berani untuk berkembang, kami harus mencoba penerapan ini pada siswa,” katanya.

Menurutnya, guru pengajar program boarding school harus melalui uji kompetensi yang akan dites oleh para penguji dari UINSA Surabaya.

“Kami bekerja sama dengan UINSA, jadi tidak sembarang guru bisa mengajar, karena harus melalui uji kompetensi, harus guru pilihan,” ungkapnya.

Program tersebut bertujuan untuk membentuk karakter siswa. Sedangkan mata pelajaran yang akan diberikan tidak hanya ilmu pengetahuan umum, namun juga ilmu agama.

“Pembelajaran selama 24 jam berada di asrama, sama seperti di pondok pesantren. Namun kita ujian coba dulu satu atau dua kelas karena maksimal 64 siswa,” ucap Bambang.

Setelah melakukan uji coba di salah satu sekolah, Disdik berencana memperluas pelaksanaan boarding school di wilayah Kawedanan di Bangkalan.

Siswa-siswi tidak dibebankan biaya pada saat mengikuti boarding school, hanya saja wajib mempersiapkan kebutuhan sehari-hari secara mandiri seperti pakaian dan makan.

“Makan siapkan sendiri, untuk tempat tidur tidak usah bayar. Kita fasilitasi secara gratis,” imbuhnya.

Sementara untuk waktu penerapannya, pihaknya masih membutuhkan waktu untuk mempersiapkan baik fasilitas dan para pengajar.

Diketahui, Dinas Pendidikan bekerjasama dengan UIN Sunan Ampel tidak hanya tentang penerapan Boarding school, tetapi juga untuk program Bunga Ngajih atau Bupati Ngajek Ngajih.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.