Gandeng UPT Puskesmas Pucuk, Desa Padenganploso Memanusiakan ODGJ

0
61

LAMONGAN.radarbangsa.co.id.Desa Padenganploso Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, seperti pada umumnya. Namun setelah berbincang dengan tokoh masyarakat ataupun masyarakat setempat baru terlihat perbedaannya dengan desa yang lain.

Desa yang memiliki kepadatan penduduk 6000 jiwa, dan berjarak sekira 18 km dari pusat kota Lamongan ini disebut-sebut sebagai desa yang ramah terhadap penyandang gangguan jiwa.

Di Desa Padenganploso warga yang mengalami gangguan jiwa atau Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dibina dan ditangani dengan perhatian khusus. Sementara masyarakat juga diajak untuk tidak mengucilkan mereka.

“Kami berusaha nguwongke (memanusiakan) orang dengan ODGJ, jangan sampai mereka diasingkan, disingkirkan,” ujar Kepala Desa (Kades) Padenganploso Khusnan Wahib kepada awak media. Senin. (15/04/2019) pagi.

Ia menyampaikan, salah satu cara Pemdes Padenganploso untuk memberikan perhatian tersebut dengan mengadakan ” Posyandu Jiwa ” setiap bulan sekali. Hal ini dilaksanakan dengan harapan agar tidak ada lagi stigma terhadap mereka.

“Yang paling penting lingkungan mau menerima, dan masyarakat diajak untuk membantu dan peduli. Karena untuk membiayai operasional Posyandu OGDJ dibantu pendanaan dari pihak desa,”ucapnya.

Selain itu, kata Abah Wahib panggilan Kades Padenganploso, adanya posyandu jiwa ini, targetnya menjadikan mereka (ODGJ) bisa menjadi warga tanpa dikucilkan dan bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun masyarakat pada umumnya.

“Alhamdulillah Posyandu ” Mutiara Jiwa ” di Desa Padenganploso saat ini mencatat angka penurunan sebesar 75 % yakni 7 orang dari sebelumnya terdapat 23 ODGJ. Jadi harapan besar kami, mereka bisa bekerja sehingga memiliki kesibukan layaknya manusia normal, diantaranya mereka ada yang sudah jadi tukang pijat, bahkan ada yang jadi hansip (pertahanan sipil) desa,”pungkas Kades yang memiliki hobby menyanyi.

Sementara, Bidan UPT Puskesmas Pucuk Sulastri menjelaskan bahwa program Posyandu Jiwa ini di adakan satu bulan sekali secara rutin.

“Pagi ini bersama pemdes Padenganploso, kami mengadakan senam sebelum di periksa. Selain itu pengobatan secara rutin juga kami berikan. Sedangkan mereka yang cukup parah, kami rujuk penanganannya ke rumah sakit jiwa,”tuturnya.
Lihat juga Videonya :

Dalam kegiatan ini, dihadiri sebanyak 7 penyandang ODGJ, pemdes Pandenganploso, UPT Puskesmas Pucuk dan kader Posyandu.(hd).

LEAVE A REPLY