Gembar- gembor Program Jamula, Kades Kedungkumpul Sukorame : Sampai Sekarang Belum Ada Kabar

Jalan rusak di Desa Kedungkumpul Sukorame (IST/RadarBangsa)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Centernya gembar-gembor program Jalan Mulus Lamongan (Jamula) rupanya tak sesuai dengan fakta di lapangan. Di beberapa ruas jalan antar desa masih banyak ditemui kondisi jalan yang rusak parah dan sangat memprihatinkan.

Nampak terlihat di jalan poros antar dusun di wilayah Desa Kedungkumpul Kecamatan Sukorame. Dengan kondisi ruas jalan di sebelah timur balai desa tersebut sangat rusak parah, terlihat berlumpur dan banyak berlobang.

Bacaan Lainnya

Kerusakan jalan yang cukup parah tersebut kurang lebih mencapai 350 meteran. Kondisi jalan rusak itu juga sangat membahayakan bagi pengguna jalan atau masyarakat yang melintas.

Kerusakan jalan lainnya juga terlihat di jalan poros arah menuju Dusun Samben kurang lebih sekitar 500 meter.

Kepala Desa Kedungkumpul Angely Emitasari saat dimintai tanggapan berkaitan dengan jalan rusak tersebut mengungkapkan, sebenarnya dari pihak pemerintah desa sudah mengajukan jalan ini untuk dilakukan perbaikan secara menyeluruh.

“Sudah kami ajukan perbaikan dan dapat anggaran pada tahun ini. Sudah disurvey juga dan maupun penloc, tinggal pada tahapan berikutnya,” ujar Kades cantik Angely Emitasari, Selasa (13/9).

Namun, kata dia, hingga saat ini belum ada kabar dan kelanjutannya lagi dari pihak Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim.
“Do’akan saja yaa. Dan semoga lekas bisa terealisasi anggarannya pada tahun ini,” ucap Angely Emitasari, kades yang sempat viral tersebut.

Menurut dia, ruas jalan dusun yang kondisinya sangat rusak parah tersebut panjangnya kurang lebih sekitar 350 meter.

“Kami sudah ajukan dan sampaikan, tinggal menunggu tahapan akhir saja. Karena kita ajukan masuk di Provinsi Jatim program jalan ini,” tandas kades Angel yang dikabarkan akan segera menikah.

Sementara itu, warga Kedungkumpul juga sangat berharap agar jalan yang rusak parah itu secepatnya diperbaiki atau dapat dibenahi sebelum memasuki musim penghujan tiba.

“Secepatnya ada solusi dari pihak pemerintah desa, jalan rusak itu kan sudah lama sekali. Warga disini terus terang banyak yang protes dan mengeluh dengan kondisi jalan yang seperti itu,” ucap warga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar