Gemparkan Warga Mantup Lamongan, Ditemukan Bayi Dengan Tubuh Berantakan

  • Whatsapp
Ilustrasi

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id, Warga Dusun Bulu Desa Tugu Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan mendadak digemparkan setelah ditemukan sesosok bayi baru lahir dalam kondisi meninggal dunia mengenaskan di Jalan Raya Ayam Alas Mantup-Balong panggang, Gresik, pada Senin, (3/8/2020) pagi.

Kasus penemuan bayi yang sudah meninggal dunia dengan organ tubuh berantakan yang diduga akibat terlindas ban kendaran yang melintas ini masih dalam penyelidikan oleh aparat Kepolisan Lamongan. Diduga bayi tersebut lahir pada Minggu (2/8/2020) sore atau malam.

Bacaan Lainnya

Sementara kain hitam yang digunakan untuk menyelimuti bayi diduga sebagai pakaian ibu kandung. Jenazah bayi tersebut saat ini berada di RSUD dr Soegiri Lamongan untuk dilakukan otopsi.

Kapolsek Mantup AKP Nurfadilah mengatakan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan memintai Keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian ditemukannya sosok bayi tewas mengenaskan. ” Masih dalam lidik,” kata Kapolsek Mantup kepada awak media, Senin (3/8/2020) siang.

Dijelaskannya, menurut keterangan saksi Nurul seorang bidan desa yang pertama kali menemukannya . Ia baru pulang dari kegiatan di Puskesmas induk Kecamantan Mantup sekira pukul 10.30 WIB  dengan mengendarai sepeda motor. Sesampainya di TKP saksi melihat kain warna gelap yang terdapat bekas daging bercampur darah yang sudah agak mengering.

“Karena penasaran saksi berhenti dan membuka kain tersebut dan melihat ada bekas potongan daging,tangan dan dipastikan oleh saksi itu adalah seorang bayi,” paparnya.

Nurfadilah melanjutkan, saat ditemukan jenazah bayi tersebut terbungkus platik kresek warna putih. Serta terdapat kain warna gelap atau abu abu diatas kresek warna putih yang didalamnya terdapat jenazah bayi tanpa identitas.

“Saat ditemukan posisi bayi dalam keadaan sudah meninggal dunia dan organ tubuhnya berantakan dimungkinkan akibat terlindas kendaraan yang melintas,” tandasnya.

(Zain)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *