GPP Pasuruan Siap Dilaunching 18 September 2021

  • Whatsapp

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Graha Pelayanan Publik (GPP) Kabupaten Pasuruan, siap dilaunching bertepatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1092, 18 September mendatang.

Hingga H-9, seluruh sarana prasarana, fasilitas dan layanan yang ada di dalam GPP sudah siap 60%.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya mengatakan, dibangunnya GPP tak lain sebagai tindak lanjut dari Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPan-RB) Nomor 23 tahun 2017 tentang penyelenggaraan Mall Pelayanan Publik.

Hanya saja, di Kabupaten Pasuruan tidak dalam bentuk mall, melainkan Graha pelayanan publik, dimana seluruh pelayanan publik dilakukan melalui satu pintu, sehingga memudahkan masyarakat untuk menjangkaunya.

“Dibangunnya Graha Pelayanan Publik merupakan amanah Aturan KemenPan RB, bahwa seluruh pelayanan publik harus satu pintu. Maka sesuai arahan Bupati Pasuruan, maka diwujudkanlah dalam bentuk Graha Pelayanan Publik,” kata Anang saat melihat persiapan GPP, Kamis (09/09/2021).

GPP berada di Komplek Perkantoran Pemkab Pasuruan di Raci Bangil, dengan merubah desain dari Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT).

Luas bangunannya mencapai ± 1.072 ,5 meter persegi dengan dua lantai. Kata Anang, dalam GPP, setidaknya ada 17 OPD (organisasi perangkat daerah) yang siap memberikan layanan terbaiknya. Diantaranya DPMPT, Dinkes, DLH, Dishub, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Disperindag, Dinas Peternakan, Dispendik, Dinas PU Sumber Daya Air dan Tata Ruang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Bina Marga, Dinas Perikanan, Dinas Sosial, BKD, Dispenduk Capil dan Disnaker, serta seluruh jaringan dan internet diback up penuh oleh Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan.

Tak hanya dari OPD saja, ada pula 7 instansi dari Kementrian/Lembaga seperti Kemenag, Polres, Imigrasi, Pengadilan Agama, BPN, KPP Pratama Pasuruan dan Kejari. Kemudian BUMN seperti BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan PT Pos Indonesia; serta BUMD seperti Bank Jatim dan PT Bank Pembangunan Daerah Jatim.

“Kalau ditotal, lebih dari 181 jenis layanan yang bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat yang datang ke Graha Pelayanan Publik Kabupaten Pasuruan,” jelasnya.

Nantinya, ketika GPP dilaunching oleh Bupati Irsyad Yusuf, maka layanan publik yang sebelumnya berada di masing-masing OPD di Lingkup Pemkab Pasuruan, ditiadakan. Namun untuk BUMN, BUMD maupun Kementrian, Anang menegaskan bahwa seluruhnya tergantung dari kebijakan pimpinan masing-masing.

“Masyarakat sudah tidak perlu lagi datang ke OPD, karena semua petugas pelayanan sudah dipindah ke GPP. Artinya petugas mewakili OPD nya untuk bekerja sesuai tupoksinya masing-masing,” terangnya.

Seperti diketahui, Graha Pelayanan Publik adalah tempat beberlangsungnya kegiatan atau aktivitas penyelenggaraan pelayanan publik atas barang, jasa dan atau pelayanan administrasi.

Layanan tersebut merupakan perluasan fungsi pelayanan terpadu satu pintu baik pusat maupun daerah,serta pelayanan Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah/swasta dalam rangka menyediakan pelayanan yang cepat,mudah,terjangkau, aman dan nyaman serta memiliki nilai ekonomi di dalam aktifitasnya.

(***/Adk)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *