Grand Final Karapan Sapi Piala Presiden, Budaya Madura yang Menarik Perhatian Wisatawan Asing

MADURA, RadarBangsa.co.id — Ribuan masyarakat Madura menyaksikan grand final kerapan sapi se Madura memperebutkan Piala Presiden 2022 di Lapangan Kerap R.P Moh Noer SKEP, Kabupaten Bangkalan.

Ada 24 pasang sapi yang dipertandingkan pada grand final karapan sapi khas Madura ini. Para peserta tersebut berasal dari empat kabupaten di Madura. Masing-masing kabupaten mengirimkan enam sapi terbaiknya.

Bacaan Lainnya

Ajang Karapan Sapi ini menarik antusiasme penonton dari banyak kalangan. Bahkan bukan hanya warga lokal Pulau Garam saja, melainkan juga sejumlah wisatawan asing dari mancanegara. Kemeriahan di Lapangan Kerap pun menjadi kian gempita begitu peluit tanda dimulainya pertandingan ditiupkan oleh panitia.

Para joki yang berdiri diatas bambu saling memacu sapinya untuk menjadi yang tercepat. Masing-masing pasang sapi berlomba menerjang lintasan kerap yang memiliki panjang sekitar 200 meter.

Wakil Bupati Bangkalan Drs Mohni MM yang hadir langsung dalam grand final Karapan Sapi Piala Presiden 2022 tersebut mengatakan bahwa, karapan sapi adalah warisan budaya Madura yang perlu dilestarikan. Hanya perlu modifikasi sehingga tetap memiliki daya tarik yang tinggi tetapi dihindari penggunaan kekerasan.

“Ini produk budaya Madura yang luar biasa daya tariknya. Maka saya ingin menyampaikan hindari penggunaan kekerasan. Pada saat yang sama mari kita cari formulasi kerapan sapi yang memiliki daya tarik tinggi , penuh keindahan sebagai sebuah tontonan tanpa kekerasan pada sapi yang dilombakan,” kata Wabup.

Wabup juga mengatakan bahwa promosi Karapan Sapi terus dilakukan. Hal ini terbukti dari semakin banyaknya wisatawan dalam atau luar yang hadir di Karapan Sapi.

“Kegiatan ini sangat memicu antusiasme masyarakat untuk berbondong-bondong datang ke Bangkalan. Maka kami berharap tahun depan Kerapan Sapi bisa digelar lagi di Bangkalan karena Bangkalan satu-satunya yang memiliki tempat standar yang memiliki daya tampung cukup untuk kegiatan Karapan Sapi,” pungkasnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *