Hari Jadi Kaupaten Pasaman Ke 77, Diperingati dalam Acara Rapat Paripurna DPRD Pasaman

PASAMAN, RadarBangsa.co.id – Peringatan hari jadi Kabupaten Pasaman ke 77 tanggal 8 Oktoer 2022, diperingati dalam acara rapat paripurna DPRD Kabupaten Pasaman yang bertempat di aula DPRD Kabupaten Pasaman, Sabtu (08/10/22).

Rapat paripurna untuk memperingati hari jadi kabupaten Pasaman tersebut dihadiri oleh Audy Joinaldy Wakil Gubernur Sumatera Barat, Anggota DPR RI Dapil Sumbar II, Mendagri yang diwakili oleh Kasubid Fasilitasi Tata Wilayah Desa, Bupati dan Wakil Bupati Pasaman, Sekda Kab Pasaman Anggota DPRD provinsi sumatera barat Dapil IV Pasaman/Pasaman Barat, Pimpinan dan Anggota DPRD Kab Pasaman, Forkopimda Kab Pasaman, Bupati/Walikota se sumatera barat, Ketua DPRD Kabupaten tetangga, Kepala Instansi Vertikal, Kepala OPD, Staf Ahli Bupati Pasaman, Para Asisten Setda Kab Pasaman, Kepala BUMN/BUMD, Kabag dilingkungan Setda Kab Pasaman, para Camat, Wali Nagari, Bamus, Ketua MUI Kab Pasaman, Ketua LKAAM Kab Pasaman, Niniak Mamak, Cadiak Pandai, Hatobangun, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Bundo Kanduang, Ketua IKKD, Ketua GOW, Ketua TP PKK Kab Pasaman, Ketua Orpol, Ketua Ormas, LSM, wartawan media cetak elektronik, dan undangan lainya.

Bacaan Lainnya

Rapat paripurna ke 32 DPRD Kabupaten Pasaman, didahuli oleh pidato Bustomi,SE,MM Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, “Dalam pidatonya Bustomi dan segenap pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Pasaman mengucapkan selamat hari jadi Kabupaten Pasaman ke 77 tanggal 8 Oktober 2022 dengan mengusung tema “Satukan Tekad Menuju Pasaman Yang lebih Baik dan Bermartabat,” ucap Bustomi.

Dalam pidatonya, Bustomi kembali menyampaikan secara ringkas kilas balik berdirinya Kabupaten Pasaman, nama pasaman dalam sejarahnya diamil dari nama gunung pasaman dan nama sungai, yaitu Batang Pasaman.

“Kata pasaman berasal dari kata “pasamoan” yang berarti kesepakatan atau kesamaan pendapat antar golongan etnis penduduk yang mendiami wilayah pasaman, yaitu suku Minangkabau, suku Batak, suku Jawa, dan lainya, sehingga muncul Keragaman budaya yang bercirikan pasaman yang heterogen sebagaimana yang berlangsung sampai saat ini,” terang Bustomi Ketua DPRD Kabupaten Pasaman.

Lanjut Bustomi, berdasarkan hasil rumusan seminar yang digelar oleh panitia penelusuran hari jadi kabupaten pasaman pada tanggal 30 Desember 1991 di Lubuk Sikaping, diketahui bahwa kabupaten pasaman terbentuk pada tanggal 8 Oktobber 1945.

“Kesimpulan ini didasari oleh surat keputusan Residen sumatera barat nomor R.I/I tanggal 8 Oktober 1945, yang menetapkan pembagian wilayah pemerintah berikut kepala kepala pemerintahannya, termasuk Luhak Talu (Pasaman) dengan kepala Luhak (Bupati) Abdul Rahman Sutan Larangan. Dan selanjutnya hasil seminar tersebut oleh Bupati Pasaman disampaikan kepada DPRD Kabupaten Pasaman, pada tanggal 3 Februari 1992 dan dengan surat keputusan DPRD Kabupaten Pasaman nomor 11/KPTS/DPRD/PAS/1992 tanggal 22 Februari 1992 tentang persetujuan Dewan terhadap hari jadi Kabupaten Pasaman ditetapkan tanggal 8 Oktober 1945, dan surat keputusan Bupati Pasaman nomor 188.45/81/BUP-PAS/1992 tanggal 26 Februari 1992, maka ditetapkan hari jadi Kaupaten Pasaman pada tanggal 8 Oktober 1945 dengan Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman nomor 4 tahun 2018 tentang hari jadi kabupaten Pasaman,” urainya

Dalam pidatonya, Bustomi juga menyampaikan kilas balik pemekaran Kabupaten Pasaman, dimana sesuai dengan perkembangan dan aspirasi masyarakat serta usulan Pemerintah Daerah tentang pemekaran Kabupaten Pasaman, maka presiden Rapublik Indonesia pada tanggal 18 Desember 2003 mensyahkan Undang Undang nomor 38 tahun 2003 tentang pementukan Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan, dan Kabupaten Pasaman Barat di Provinsi Sumatera Barat dan ditindaklanjuti dengan pelatikan Pejabat Bupati Pasaman Barat pada tanggal 7 Januari 2004 oleh Gubernur Sumatera Barat atas nama Mendagri.

“Keberhasilan pembangunan di Pasaman adalah keberhasilan kita bersama seluruh masyarakat. Iya juga mengajak aparatur pemerintah dan seluruh warga Pasaman untuk meneguhkan komitmen bersatu padu memberikan karya dan prestasi yang terbaik bagi kabupaten Pasaman, dan gelorakan untuk bekerja keras, serta berkomitmen yang tinggi untuk membangun Kabupaten Pasaman yang lebih baik dan bermartabat’”tambahnya

Masih kata Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, bahwa sebagai kabupaten yang heterogen dari sisi sosial budaya, kita patut berbangga dan berbahagia, karena dalam kurun waktu 77 tahun kita mampu membangun dan mengembangkan rasa persatuan dan kesatuan yang kuat sehingga keaneka ragaman suku, bahasa dan budaya serta adat istiadat yang ada di kabupaten Pasaman, yang terikat kuat dalam menjaga keutuhan dan persatuan, menjadi sebuah potensi yang dapat didayagunakan secara optimal, sekaligus sebagai modal dasar kita dalam membangun sesuai dengan visi Kabupaten Pasaman

“Terwujudnya Masyarakat Pasaman Yang Lebih Baik dan Bermartabat,” katanya

Bustomi Ketua DPRD Kabupaten Pasaman juga mengajak semua elemen masyarakat untuk menjadikan momentum peringatan hari jadi kabupaten Pasaman ke 77 ini sebagai sebuah inspirasi dan motivasi.

“Untuk mengisi setiap detik perjuangan kehidupan daerah ini dengan karya dan prestasi, dan kita bingkai catatan perjalanan ini dengan kerja kerja produktif demi meraih cita cita dan harapan akan masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Sementara, Benny Utama Bupati Pasaman juga mnegungkapkan pada acara rapat paripurna DPRD Kabupaten Pasaman, dalam rangka memperingati hari jadi Kaupaten Pasaman ke 77 tanggal 8 Oktober 2022,

“Mengucapkan selamat hari jadi Kabupaten Pasaman ke 77 kepada para tamu undangan dan seluruh masyarakat Pasaman,” ujarnya.

Benny Utama juga memaparkan, kinerja progres dan program dua tahun kepemimpinanya bersama Sabar AS Wakil Bupati Pasaman, dimana selama dua tahun ini semua kemampuan dan SDM telah dikerahkan untuk mewujudkan Pasaman yang lebih baik dan bermartabat.

“Bahwa berdasarkan data stattistik dan sumber lainnya, beberapa capaian indikator makro dan progres percepatan pemangunan melalui program prioritas pembangunan daerah, dimana pertumbuhan perekonomian Kabupaten Pasaman tahun 2020 diangka -0,87% akibat pandemi covid-19, dan pada tahun 2021 bisa dinaikan diangka 3,39% dan diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan membaiknya perekonomian nasional,” paparmya

Hal ini membuktikan kata Bupati, bahwa sektor pertanian penyumbang PDRB terbesar pada Kabupaten Pasaman.

“Dalam pengeluaran perkapita masyarakat, ada kenaikan sebesar Rp,15.000,-dimana semula Rp.8.440.000,- menjadi 8.425.000,-, namun peningkatan pengeluaran perkapita belum mampu menurunkan angka kemiskinan akbat pandemi covid-19, dimana pada tahun 2020 angka kemiskinan berada pada 7,16% menjadi 7,48% pada tahun 2021, sehingga kedepan akan fokus pada penanggulangan kemiskinan melalui peningkatan program dan kegiatan terutama dalam mendukung pengurangan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Pasaman,” jelasnya

Terkait dengan angka pengangguran, Benny Utama menjelaskan bahwa untuk indikator tingkat pengangguran terbuka, telah berhasil menurunkan dari angka 5,04% tahun 2020 menjadi 4,92% pada tahun 2021. Sedangkan penurunan indeks gini dari angka 0,310 tahun 2020 menjadi 0,248 di tahun 2021, dimana terlihat pemerataan pendapatan masyarakat di Kabupaten Pasaman semakin membaik.

“Untuk peningkatan derajad kesehatan masyarakat, bahwa peningkatan kualitas SDM kesehatan dan peningkatan status rumah sakit pratama menjadi Rumah Sakit Umum Daerah pada tahun 2023, program satu jorong satu polindes. Program prioritas ini diharapkan angka mencapai target pada RPJMD 2021-2026 yakni angka harap hidup 68,55 tahun,” jelasnya lagi

Untuk peningkatan ekonomi masyarakat, kata Benny Utama, bahwa pada bidang ekonomi, pendapatan dan kemampuan pengeluaran masyarakat, kita akan terus memfokuskan pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis kearifan lokal dengan fokus pada sektor pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan, dan UMKM, dengan membuat kebijakan pada sektor ini.

“Diantara penerapan benih unggul padi dan palawija untuk peningkatan produksi, optimalisasi sarana dan prasarana untuk peningkatan hasik produksi pertanian, revitalisasi komoditas perkebunan utama, penerapan penyuluhan pertanian berbasis penguatan sarana prasarana pendukung, penumbuhan kampung ternak intensif terpadu (paten terpadu), kawasan budidaya perikanan terintegrasi, peningkatan produktifitas perikanan, hilirisasi produk perikanan, pengembangan ekonomi kreatif, menciptakan wirausaha mandiri, dan produk UMKM yang berdaya saing dan perluasan pemasaran,” terangnya.

Dalam penyelenggaraan pembangunan, Benny Utama menyampaikan beberapa penghargaan, yakni : pada tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Pasaman mendapat penghargaan terkait pengelolaan keuangan daerah berupa Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI terhadap laporan keuangan Pemerintah Daerah, dimana Pemerintah Kabupaten Pasaman telah 9 kali secara berturut turut mendapatkan WTP.

“Sementara untuk evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Pemerintah Kabupaten Pasaman telah mendapat penilaian “B” dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, dan ini menunjukan kinerja yang cukup tinggi dari semua OPD dilingkungan Pemkab Pasaman. Untuk penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2021, Pemkab Pasaman mendapat nilai baik, terutama pada pelayanan administrasi kependudukan, layanan RSUD, dan layanan perizinan, dan untuk kedepannya kita akan maksimalkan penyelenggaran Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk menuju pemerintahan yang lebih baik, efisien, efektif, dan terpecaya. Dalam penyusunan Dokumen perencanaan pembangunan Pemkab Pasaman meraih peringkat pertama di tingkat provinsi Sumatera Barat pada penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2022 ini,” Ungkap Benny Utama Bupati Pasaman.

Terkait dengan program prioritas Pasaman terakses yang tertuang dalam RPJMD Kab Pasaman 2021-2026, Benny Utana menyampaikan bahwa pada tahun 2022 ini akan memacu percepatan dalam membuka akses jalan Kab Pasaman ke Kab tetangga untuk menjadikan posisi Pasaman ditengah, “yaitu: dengan telah terbukanya akses ke provinsi Sumatera Utara (Rao-Padang Lawas) dan Riau (melalui Rokan Hulu), dan saat ini sedang dalam proses pembukaan jalan Bonjol-Suliki,” ungkapnya lagi

Benny Utama berharap, dengan terbukanya akses jalan tersebut akan meningkatkan perekonomian masyarakat terutama akses transportasi dengan biaya murah dalam pemasaran hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan, dan juga akan mampu memberikan multiflier efek terhadap kawasan wisata Bonjol dimana telah dideklrasikanya “Pasaman Land Of The Equator”serta objek wisata lainya seperti Rimbo Panti, Puncak Koto Panjang, Puncak Tonang, Bayang aia, Surau Lamo Jambak, wisata Lubuak Gadang, dan objek wisata lainya, dan akses ini juga akan mempercepat program prioritas “Pasaman Tujuan wisata” sebagaimana yang tertuang dalam RPJMD Kab Pasaman 2021-2026,” harapnya

Terkait dengan penanganan pasca gempa tanggal 25 Februuari 2022, Benny Utama mengatakan bahwa kita sekarang berada dalam status transisi darurat ke pemulihan. Telah dimulainya tahapan pembangunan dan rehabilitasi rumah rusak berat oleh BNPB, sesuai dengan ketentuan bahwa rumah rusak berat penangananya oleh pemerintah pusat melalui BNPB, rumah rusak sedang oleh Pemerintah provinsi, dan rumah rusak ringan oleh Pemkab Pasaman melalui perubahan APBD tahun 2022.

“Sementara untuk kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum, kita telah usulkan pembiayaanya melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi pada kementerian dan lembaga terkait berdasarkan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana yang telah kita siapkan,” tutur Benny Utama.

“Terhadap penanganan stunting, Benny Utama menyampaikan bahwa pada tahun 2021 Kab Pasaman mendapat penghargaan peringkat 3 di sumatera Barat, dimana kab Pasaman mampu menurunkan angka prevalensi stunting pada 30,5% atau turun rata rata setiap tahunya 3,3%, dan kedepanya kita akan mengupayakan penurunan angka stunting dengan 8 aksi konvergensi stunting,” tambahnya.

Dan Terhadap pembangunan nagari, Benny Utama mengatakan bahwa Pasaman terus mengalami peningkatan dan ini terlihat dari Peningkatan indeks Desa Membangun (IDM) Kab Pasaman dari 0,7109 tahun 2021 menjadi 0,7401 tahun 2022 atau saat ini di Kabupaten Pasaman terdapat 7 nagari mandiri, 17 nagari maju, 12 nagari berkembang dan 1 nagari tertinggal.

“Dan pada tahun ini juga telah ditetapkan 25 nagari pemekaran sehingga total nagari kita sekarang berjumlah 62 nagari,” terangnya

Benny Utama Bupati Pasaman nenyampaikan bahwa pencapaian pembangunan selama dua tahun ini, tentu tidak semua target dan harapan dicapai 100%.

“Kesempurnaan hanya milik Allah, namun pada prinsipnya kita telah berhasil mencapai peningkatan peningkatan yang cukup baik dan semoga upaya kita menjadi pembangunan yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat kabupaten Pasaman,” tutupnya.

Sementara Audy Joinaldy Wakil Gubernur Sumatera Barat mengungkapakan saat rapat paripurna DPRD Kabupaten Pasaman dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Pasaman ke 77 tahun tanggal 8 Oktober 2022, atas nama pemerintah provinsi Sumatera Barat, mengucapkan selamat hari jadi Kabupaten Pasaman yang ke 77 tahun 2022.

“Sebuah perayaan hendaknya berdampak pada upaya untuk merefleksikan dan mengevaluasi diri, jangan hanya larut dalam kegembiraan semata tanpa memberi makna kenapa, untuk apa dan bagaimana selanjutnya Pasaman ini,” ucap Audy.

Lanjut Audy, ebuah perayaan harus mampu membangun komitmen untuk bisa lebih baik lagi dimasa masa mendatang.

“Saya sangat mengapresiasi Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman dibawah kepemimpinan Benny Utama-Sabar AS yang telah membawa perubahan yang signifikan terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Pasaman, berbagai prestasi telah diukir dalam pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Pasaman, baik tingkat provinsi Sumatera Barat maupun di tingkat Nasional,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *