Hari Lingkungan Hidup Se Dunia DLH kota Probolinggo, Dari LARPA dan Penandatanganan Komitmen bersama

  • Whatsapp
Implementasi peraturan Walikota Probolinggo no 79 tahun 2019 tentang pengurangan penggunaan kantung plasik ,perwakilan pelaku usaha di kota probolinggo sepakat dan berkomitmen melaksanakan dan mendukung penggunaan kantung plasik dalam kegiatan usaha

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id  – Peringatan Hari Lingkungan Hidup se dunia 2021di Kota Probolinggo,membuat kegiatan di Taman Wisata Studi Lingkungan(TWSL), menggelar program “LARPA” alias belajar puspa dan satwa dengan menggratiskan 50 orang pengunjung pertama TWSL, Sabtu (5/6).serta senin 7 Juni 2021 DLH kota Probolinggo menggandeng para pelaku usaha yang berada dikota probolinggo .Mereka para pelaku usaha kota Probolinggo melakukan komitmen bersama dalam rangka pengurangan kantong plastik.

Dalam rangka Implementasi peraturan Walikota Probolinggo no 79 tahun 2019 tentang pengurangan penggunaan kantung plasik ,perwakilan pelaku usaha di kota probolinggo sepakat dan berkomitmen melaksanakan dan mendukung penggunaan kantung plasik dalam kegiatan usaha Komitmen tersebut tertuang dalam penandatangan komitmen dari berbagai pelaku usaha diantaranya CV Graha Mulia Toserba oleh Vega Agustine Loekman, Orin Hill & Resto oleh Rudi Trimaryono, Eratek Djaya Tbk oleh Rika Subaidah,dari paguyupan Papesda oleh Syahfudin dan komitmen tersebut tertuang penandatangan komitmen yang juga diikuti Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo oleh Drs Rachma Deta Antariksa yang disaksikan dan Diketahui Habib Hadi Zaelal Abidin selaku Walikota Probolinggo.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup se dunia 2021di Kota Probolinggo. Dengan mengedepankan protokol kesehatan, para pengunjung juga dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas 500 orang. Menurut Kepala DLH Rachmadeta Antariksa, selama masa pandemi TWSL ditutup dan baru dibuka sejak awal bulan Juni lalu. Jumlah pengunjung juga tidak terlalu signifikan.

“Hari ini (7/6) sengaja kami gratiskan bagi warga kota sebagai pengingat momentum Hari Lingkungan Hidup se-Dunia. Sekaligus memberikan pengetahuan tentang puspa dan satwa koleksi TWSL, seiring dengan tema peringatan HLH se dunia,” ujarnya.

Dalam sambutannya Walikota probolinggo mengajak seluruh masyarakat Probolinggo untuk ikut berpartisipasi menekan penggunaan limbah Plastik,menjaga kelestarian Lingkungan Hidup yang bersih dan Indah bukan hanya tanggung jawab sebuah lembaga atau dinas Kebersihan saja serta bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah saja tetapi Lingkungan yang bersih indah dan Asri adalah Tanggung Masyarakat bersama para stock holder dan Pemerintah Ujarnya

Alhamdulilah Ujar Habib Hadi Zaenal Arifin Walikota Probolinggo ,kita masih memiliki semangat yang sama dalam hal Peringatan hari Hidup
Kesempatan ini juga Habib Hadi Zaenal Abidin Walikota bersama Sekda dr Ninik dan Rachmadeta Antariksa Kepala Dinas DLH kota Probolinggo secara simbolik menanam Tanaman sejenis Jahe di TWSL

Sementara itun Kepala UPT IPLH, Akbarul Huzaini menambahkan, koleksi di TWSL berjumlah 257 satwa. Ada penambahan untuk satwa aves yaitu burung nuri bayan dan burung merak. Kedua satwa langka ini berhasil dikembangkan, sehingga menambah jumlah satwa yang ada.

“Kami buka dari jam 8 pagi sampai jam 12 siang, kemudian break dulu 1 jam untuk dilakukan penyemprotan disinfektan. Baru dibuka kembali jam 1 siang sampai jam 4 sore,” pungkasnya.

(Nn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *