Hari Tani Nasional, Anggota DPRD Jatim Serahkan Ribuan Bibit Cabai di Lamongan, HKTI : Tancap Gas

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Andy Firasadi meyerahkan ribuan bibit cabai kepada 125 petani di Desa Kedungkumpul Kecamatan Sukorame

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional tanggal 24 September kemarin. Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Andy Firasadi meyerahkan ribuan bibit cabai kepada 125 petani di Desa Kedungkumpul Kecamatan Sukorame.

Andy mengatakan, momentum hari tani ini, marilah bersama-sama untuk membangun kedaulatan dan kemandirian akan pangan nasional. Menurut dia, ketahanan pangan bukan hanya menjadi prioritas, namun juga menjadi target kesejahteraan para petani.

“Untuk harga cabai yang saat ini kisaran Rp 45 ribu per kilogramnya, inilah yang menjadi perhatian khusus Komisi A DPRD Jatim. Untuk menanganinya supaya harga tidak terus meroket, salah satunya dengan melakukan gerakan tanam cabai oleh masyarakat.,” ujar Andy Firasadi, Senin (26/9).

Untuk itu, kata dia, bersama dengan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan petani lainnya, kita melakukan gerakan penanaman cabai di lahan milik warga.
Ada ribuan bibit cabai asal Kediri dan Kelud yang kita berikan pada petani cabai di Desa Kedungkumpul.

“Ini bisa menjadi peluang yang baik bagi para petani untuk meningkatkan pendapatannya. Apalagi di wilayah Sukorame ini struktur tanahnya sangat bagus untuk ditanami cabai. Tentunya menjadi peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga petani,” tandasnya.

Ia mengungkapkan, kalau hasil panen cabainya banyak dan berlimpah, tentunya bisa memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga. Paling tidak, sambung Andy, mereka para petani tidak perlu membeli cabai dengan harga yang sangat mahal.

Sementara itu, Ketua HKTI Kabupaten Lamongan Raden Suharjito sangat mengapresiasi atas kepedulian Andy Firasadi SH MH, selaku anggota DPRD Provinsi Jatim yang telah memberikan bantuan bibit cabai kepada para petani di Kedungkumpul.

“Itu adalah bukti kerja nyata yang diwujudkan dengan memberikan wawasan kebangsaan pada para petani cabai se- Kecamatan Sukorame dengan memberikan benih cabai produksi lokal asal Kediri dan Kelud,” kata Suharjito.

Suharjito juga meminta untuk kegiatan menanam cabai ini supaya ditindaklanjuti dengan ladang percontohan. Mengusahakan kerjasama pasca panen dengan perusahaan yang memerlukan cabai, misalnya Indofood dan perusahaan-perusahaan lainnya.

“Petani tidak boleh hidup miskin, petani harus sejahtera. Oleh karena itu, semua pihak harus sepakat untuk membuktikan jadi petani itu pasti hidup bahagia. Sebagai upaya bersama untuk mengubah citra petani Indonesia menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Pelaksanaan tanam cabai ini, imbuh Suharjito, yakni dalam memperingati Hari Tani Nasional yang diadakan di Desa Kedungkumpul Kecamatan Sukorame. “Alhamdulillah antusias petani banyak yang hadir, diantaranya kepala desa Kedungkumpul dan juga tokoh masyarakat,” ucap Suharjito.

Lisa, petani mulyo juga merespon positif kegiatan tanam cabai tersebut. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada HKTI Lamongan dan juga anggota DPRD Provinsi Jatim bapak Andy Firasadi.

“Kami berharap selalu ada kepedulian dari pemerintah untuk senantiasa memperhatikan nasib para petani, utamanya petani hortikultura selain tanaman pokok padi atau jagung,” terangnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *