Ijin Tambang di Situbondo Diduga Belum Lengkap, Lukman Akan Hadang Alat Berat jika Terpaksa

  • Whatsapp

SITUBONDO, RadarBangsa.co.id – Sikap tegas tersebut tidak sepekulasi disampaikan di depan awak media. Menurutnnya, tidak ada alasan hukum bagi Pemrakarsa, H. Fathurdji untuk melakukan kegiatan pertambangan di Desa Kukusan, karena masih belum mengantongi Izin resmi hingga detik ini.”jum’at (06-12-2019)

Saran kami bagi Pemrakarsa, jangan melakukan kegiatan tambang dgn cara malawan hukum, kalau tetap memaksakan kehandak, pasti kami laporkan dengan tuduhan mengerusakan lingkungan hidup.

Read More

Menurut lukman, H. Fathurdji, pemrakarsa proses legal standing yang diterbitkan cacat hukm, jelas hasilnya pun Batal Demi Hukum, kami siap adu argumentasi hukum terkait keabsahan proses jual beli tanahnya hingga IUP Eksplorasi.” ungkap lukman

Ketua Forum GELAR ini tidak main-main akan ancam untuk melaporkan H Fathurdji atau pihaknya kepada Kepolisian resort situbondo, dgn tuduhan pemalsuan tanda tangan beberapa nama yang tercantum dalam Akta Otentik tersebut. Tak hanya itu, lukman juga akan pertanyakan: (1) Perjanjian Jual Beli Tanah, (2). Keabsahan Akta Otentik yang dibawa ke ESDM Surabaya dan (3). Pernyataan Kuasa Tambang Illegal.

Maka, oleh karenanya, kami ingatkan sekali lagi, jangan cobak-cobak untuk menurunkan alat berat di desa kukusan, kalau tidak kami akan lakukan demonstrasi di depan Pemda, DLH, Dinas Perizinan / P2T Situbondo dan DPRD,”tegasnya (HD)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *